SULTENG RAYA – Komite Olahraga Nasional Indonesia () Provinsi Sulawesi Tengah (Sulteng) terus berupaya meningkatkan kualitas pembinaan olahraga dengan harapan dapat melahirkan atlet-atlet berprestasi bagi Provinsi 1000 megalit. Terlebih lagi Gubernur H Rusdy Mastura yang juga bapak olahraga Sulteng, melalui program Sulteng emas mematok target Sulteng meraih 10 medali emas di PON XXI Aceh- Sumut 2024 mendatang.

Target besar ini tidak akan terwujud tanpa dukungan Sports Science dari perguruan tinggi. Oleh karena itu, melakukan kerja sama dalam bentuk Memorandum Of Understanding (MoU) dengan Universitas Tadulako (Untad) , guna mewujudkan peningkatan kualitas pembinaan prestasi olahraga di daerah ini.

Kerja sama diwujudkan dalam suatu nota kesepahaman yang ditandatangani Ketua Umum (Ketum) KONI Sulteng, M Nizar Rahmatu, SSos AIFO dan Rektor Untad, Prof. Dr Amar, ST.MT di ruang Rektorat Untad, Senin (20/3/2023).
Hadir dalam acara tersebut Sekum KONI Sulteng Husin Alwi, ST, Bendum Armin Amirudin SH.MH, Ketua Pasca Sarjana Dr Adam Malim, serta Wakil Rektor dan para Dekan Untad Palu.

Sembilan ruang lingkup kegiatan yang dikerjasamakan yakni kolaborasi penelitian, tenaga ahli keolahragaan, kajian ilmiah, pembinaan prestasi olahraga , sarana dan prasarana olahraga, laboratorium, beasiswa, penerimaan mahasiswa berprestasi serta seminar keolahragaan.

“ Ini baru bagi KONI, dimana kita bersepakat bersama Untad Palu memberikan dukungan kepada KONI Sulteng dalam upaya meningkatkan kualitas pembinaan olahraga, meningkatkan kualitas kepada para atlet, sehingga ke depan atlet-atlet daerah ini bisa memenuhi harapan rakyat Sulteng. Selama ini kita sudah lakukan, tapi masih harus bekerja lebih keras,” kata Nizar Rahmatu.

Apalagi tambah Nizar Rahmatu, Rektor Prof Amar sangat merespon terbangunnya gedung sport center di daerah ini, termasuk mendukung Sulteng menjadi tuan rumah PON.

Nizar juga memberikan apresiasi terhadap kerja-kerja BAPOMI yang sangat luar biasa dan terukur, dimana telah mengambil estafet atlet- atlet berprestasi BAPOPSI ke jenjang mahasiswa.

” Semoga tidak ada lagi atlet-atlet kita yang berprestasi pindah dan memperkuat daerah lain hanya karena alasan biaya kuliah atau tidak mampu. Insya Allah mulai hari ini tidak akan terjadi lagi, ” kata Nizar.

Nizar juga mengucapkan berterima kasih kepada Rektor Untad yang telah menyambut uluran tangan KONI untuk bekerja sama.

“Saya optimis dukungan Universitas Tadulako pada KONI bisa berdampak sangat positif. Insya Allah prestasi olahraga Sulteng kedepan akan lebih baik,” ujarnya.

Rektor Untad Palu Prof Amar, ST.MT merespon baik niat kerjasama ini dalam upaya peningkatan kualitas pembinaan olahraga prestasi.

Namun yang terpenting, kata Prof Amar terjalinnya sinergitas antara KONI dan Untad. Dimana KONI sebagai rumah para atlet dan Untad menjadi tempat pembinaan.

” Oleh karena itu, perlu kita mempersiapkan sarana dan prasarana untuk menunjuang semua kegiatan olahraga,” pungkas Prof Amar. *WAN