SULTENG RAYA  –  Anggota Komisi V RI, Drs H M.Si akan memperjuangkan tipe Kantor SAR Pecarian dan Pertolongan (Basarnas) dari tipe B ke tipe A serta akan mengupayakan penyediaan kapal patroli yang berukuran besar.

Hal tersebut diungkapkan Ketua DPD Partai Sulteng ini saat melakukan reses ke Kantor Basarnas Palu, Senin (13/3/2023).

Menurut Anwar Hafid, Provinsi 1000 megalit ini memiliki perairan yang panjang  dan rawan terjadinya kecelakaan.

“Seperti di Morowali, lalu lintas kapal yang padat, rawan terjadi kecelakaan laut. Tetapi kita tidak punya kapal penyelamatan berukuran besar seperti yang dimiliki Provinsi Sulawesi Tenggara ,” ujar Anwar Hafid.

Merespons niat baik politisi kawakan Partai Demokrat  ini,  Kepala Kantor Pencarian dan Pertolongan Palu, AH Johannes mengatakan, jika ingin perubahan tipe, maka tentunya harus terpenuhi beberapa hal mulai lokasi kantor maupun fasilitas.

“Lahan yang ada saat ini tidak layak bila status ditingkatkan,” ujar AH Johannes.

Hal lain, belum adanya kapal patroli berukuran besar, fasilitas, peningkatakan Unit Siaga menjadi Pos di Kabupaten Morowali. Menyikapi kekurangan tersebut, Anwar Hafid  menyatakan akan memperjuangkan di Pusat.

“Apa yang disampaikan dalam kesempatan ini akan saya perjuangkan, karena Sulawesi Tengah merupakan daerah rawan bencana. Seperti yang terjadi 2018 lalu, Kota Palu dan sekitarnya dilanda bencana gempabumi, tsunami dan likueifaksi,” kata Anwar Hafid.

Usulan lain yang disampaikan AH Johanes yaitu peningkatan status unit siaga menjadi Pos untuk Morowali.

“Sampai saat ini masih berstatus unit siaga,” kata AH Johannes.

Kendala-kendala untuk peningkatan status ini tambah Anwar Hafid akan diperjuangkan termasuk Unit Siaga menjadi Pos untuk Morowali.

“Ini juga akan saya sampaikan kepada Basarnas Pusat,” pungkas Anwar Hafid.

Usai melakukan pertemuan, Anwar Hafid menyempatkan diri berkeliling kantor guna melihat secara langsung kondisi serta fasilitas yang dimiliki Basarnas Palu. *WAN