RAYA- Universitas Muhammadiyah () , dalam waktu dekat ini kembali melakukan pengajuan pembukaan dua program studi Magister yang baru, yakni Magister Administrasi Publik (M.AP) dan  Magister Kesehatan Masyarakat (M.Kes).

Saat ini kata Humas Unismuh Palu Dr. Ahmad Yani, S.KM., M.Kes, pihak Unismuh Palu tengah melakukan penyusunan proposal guna melengkapi sejumlah persyaratan yang dipersyaratkan oleh Direktorat Jenderal Pendidikan Tinggi Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan RI, dengan target 2024 kedua prodi magister baru itu sudah dapat menerima baru.

“Saat ini sementara penyusunan proposal, sekaligus melengkapi sejumlah persyaratan, sebagaimana yang dipersyaratkan oleh Direktorat Jenderal Pendidikan Tinggi,”sebut Yani, Kamis (9/3/2023).

Terkait tenaga dosen yang bergelar doktor di dua prodi itu dinilai sudah sangat memenuhi, namun persyaratan bukan hanya satu itu, melainkan masih ada sejumlah persyaratan lainnya yang harus juga di lengkapi, salah satunya adalah Rencana Pembelajaran Semester (RPS), merupakan dokumen rencana pembelajaran yang disusun untuk kegiatan pembelajaran selama satu semester, guna memenuhi capaian pembelajaran lulusan yang dibebankan pada suatu mata kuliah.

Prodi baru tersebut kata Yani, diajukan untuk dibuka di Program Pascasarjana sebagai bentuk jawaban atas desakan masyarakat dan alumni, agar kedua prodi itu juga dibuka di Program Pascasarjana, mengingat kebutuhan masyarakat terkait keilmuan Magister Administrasi Publik dan Magister Kesehatan Masyarakat masih sangat tinggi.

Sebagai perguruan tinggi kata Doktor Kesehatan Masyarakat ini, harus bisa menjawab kebutuhan Sumber Daya Manusia (SDM) di Masyarakat, harus mampu dan jeli melihat apa yang dibutuhkan oleh masyarakat.

“Sebagai perguruan tinggi yang modern, ya harus bisa membaca apa yang dibutuhkan masyarakat saat ini, harus kita penuhi itu, diantaranya saat ini adalah kedua prodi magister baru itu, olehnya Unismuh Palu berusaha untuk menjawab itu,”sebutnya. ENG