SULTENG RAYA – Pemerintah Kabupaten kembali menetapkan satu desa dan satu kelurahan di kabupaten itu sebagai desa/kelurahan bersinar, masing-masing Desa Loli Oge dan Kelurahan Kabonga Besar.

Hal itu tertuang dalam Surat Keputusan Bupati Donggala Nomor: 168.4 /0118/BNN /2023, dan ditandatangani per tanggal 2 Januari 2023.

Dimana dalam surat keputusan itu, sebagai desa/kelurahan bersinar pemerintah setempat harus menetapkan program pencegahan  penyalahgunaan  dan peredaran gelap narkoba menjadi kualitas program, melaksanakan     sosialisasi    P4GN     kepada     seluruh masyarakat desa.

Melaksanakan tes urin secara berkala kepada seluruh perangkat desa/kelurahan dan masyarakat desa/kelurahan yang terindikasi sebagai penyalahguna narkoba, dan membentuk satgas anti narkoba setingkat desa/kelurahan dengan melibatkan babinsa, babinkantibmas,  relawan, penggiat anti narkoba, tim agen pemulihan (IBM), puskesmas, puskesmas pembantu, karang taruna, tokoh adat, tokoh agama dan lain-lain.

Sub Koordinator Seksi P2M BNN Kabupaten Donggala, Markus menyebutkan, desa/kelurahan yang kedelapan di kabupaten itu yang telah ditetapkan oleh Bupati sebagai desa/kelurahan bersinar, dimana sebelumnya telah ditetapkan enam desa sebagai desa bersinar, yakni Desa Wani Satu, Desa Mbuwu, Desa Toaya, Desa Tondo, Desa Talaga dan Desa Ogoamas 2.

Kata Markus, Desa Bersinar adalah salah satu upaya pencegahan dan penanganan penyalahgunaan narkoba di tingkat desa yang dikelola secara oleh pemerintah desa, bersama dengan masyarakat desa yang memiliki tujuan meningkatkan pendampingan masyarakat desa dalam penyelenggaraan fasilitas desa bersih narkoba yang dikelola secara partisipatif, terpadu dan berkelanjutan berbasis pendayagunaan sumber daya di desa.

Program Desa Bersinar menjadi program strategis, dimana seluruh komponen masyarakat hingga ke tatanan terkecil dalam masyarakat desa terlibat di dalamnya. Tujuannya adalah membentuk ketahanan yang kuat dari desa, sehingga memiliki daya tangkal yang kuat terhadap penyalahgunaan narkoba yang sesuai dengan ketentuan yang ada.

“Pada tahun ini, kami konsentrasi dengan pembentukan Desa Bersinar di dua tempat, program ini menjadi upaya strategis dalam merealisasikan pelaksanaan program ini secara utuh dan terintegrasi antar bidang, baik BNN maupun lintas sektoral, karena keberhasilan pelaksanaan Desa Bersinar sangat ditentukan oleh kerjasama dan komitmen seluruh pemangku kepentingan,” terang Markus, Senin (6/3/2023). ENG