RAYA – Setelah beberapa waktu me-launching Pelayanan Kesehatan Gratis Jumat Sehat, kini Pemerintah Kota (Pemkot) Palu menghadirkan pelayanan ‘Kamis ber-KB'.

Kamis ber-KB sebagai salah satu program Dinas Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (DP2KB) itu resmi di launching Wali Kota Palu, , di aula Kantor Kecamatan Palu Selatan pada Kamis (2/2/2023).

“Sesuai dengan namanya, pelayanan ini akan dilaksanakan setiap hari Kamis pekan berjalan, guna memperkuat program Bangga Kencana (pembangunan keluarga, kependudukan dan keluarga berencana) dan untuk mempermudah memberikan pelayanan kepada masyarakat,” kata Wali Kota Hadianto.

Ia menuturkan, hakekat pembangunan nasional sebagai pengamalan Pancasila dan Undang-Undang Dasar Negara Republik Indonesia tahun 1945, yakni pembangunan manusia Indonesia seutuhnya dan pembangunan seluruh masyarakat Indonesia.

Hal itu melatarbelakangi terbitnya Undang-Undang Nomor 52 Tahun 2009 tentang Perkembangan Penduduk dan Pembangunan Keluarga adalah upaya untuk mewujudkan penduduk tumbuh seimbang dan mengembangkan kualitas.

Pembangunan keluarga merupakan bagian integral dari pembangunan budaya, bangsa yang tidak dapat dipisahkan dengan pembangunan sektor lainnya.

“Oleh karena itu, dengan dilaksanakannya Kamis Palu ber-KB yang menyasar pasangan usia subur (pus) ini, bertujuan untuk menurunkan tingkat kelahiran dengan cara penggunaan kontrasepsi secara berkelanjutan,” ucapnya.

Sehingga, kata dia, meningkatkan kesejahteraan ibu dan anak, serta mewujudkan keluarga kecil yang bahagia dan sejahtera melalui pengendalian kelahiran dan pengendalian pertumbuhan penduduk Indonesia, khususnya Kota Palu.

Selain itu, terciptanya penduduk yang berkualitas, sumber daya manusia yang bermutu, dan meningkatkan kesejahteraan keluarga.

Di samping itu, pelaksanaan Kamis ber-KB dari DP2KB Kota Palu juga guna memudahkan masyarakat mendapatkan pelayanan KB, sehingga meningkatkan capaian peserta KB aktif dan peserta KB baru.

Adapun ruang lingkup pelayanan Kamis Palu ber-KB ini meliputi komunikasi, dan atau KIE, konseling, dan pelayanan KB di masyarakat dalam memperoleh pelayanan kesehatan dasar untuk mempercepat penurunan angka kesakitan dan kematian ibu dan anak, serta pelayanan kesehatan lansia yang diselenggarakan oleh Dinas Kesehatan Kota Palu pada tiap kelurahan setiap hari Jumat.  

“Selaku Wali Kota Palu, saya berharap dengan adanya inovasi ini, masyarakat Kota Palu dapat memanfaatkan pelayanan ini dengan baik. Sehingga meningkatkan pelayanan kesehatan ibu, anak, dan lansia, meningkatkan peran serta masyarakat, dan meningkatkan  pengetahuan masyarakat untuk mengembangkan kegiatan kesehatan dan kegiatan-kegiatan lain yang menunjang peningkatan kemampuan hidup sehat,” tuturnya.

Hadir mendampingi Wakil Wali Kota Palu, dr Reny A Lamadjido, Ketua TP PKK Kota Palu, Diah Puspita, Kadis P2KB Sulteng, Tuty Zarfiana, Kadis P2KB Kota Palu, dr Royke Abraham, Camat Palsel Gunawan, serta sejumlah Kepala OPD, dan Forkopimda lainnya. HGA