SULTENG RAYA – Pemerintah Kota (Pemkot) berencana merevitalisasi wajah koridor Jalan Gajah Mada, Jalan Imam Bonjol dan Jalan Teuku Umar.

“Dulu nampak sekali kawasan ini merupakan pusat Kota Palu. Waktu itu, mulai tahun 1970-an dan 1980-an merupakan sentranya Kota Palu. Tapi seiring waktu dengan kondisi yang ada saat ini kawasan tersebut masih menjadi pusat, karena di sini merupakan pusat perdagangan maupun transaksi jasa di Kota Palu,” kata Wali Kota Palu, Hadianto Rasyid saat memimpin rapat koordinasi bersama sejumlah perwakilan pemilik toko di Jalan Imam Bonjol, Jalan Gajah Mada, Jalan Teuku Umar dan jalan sekitar Pasar Bambaru, Kota Palu di ruang rapat Kantor Wali Kota Palu, Kamis (2/2/2023). IST

Sayangnya, kata dia, wajah dari kawasan tersebut tidak menggambarkan perubahan-perubahan mengikuti kondisi kekinian.

“Olehnya Pemerintah Kota Palu berencana merevitalisasi kawasan yang dimaksud,” katanya.

Ia berharap, Kota Palu mampu menunjukkan perubahan wajahnya dengan baik, sehingga kawasan yang merupakan jantung dari Ibu Kota Provinsi Sulawesi Tengah tersebut berubah.

“Kawasan ini harus berubah. Maka perubahan itu terkait dengan wajah. Olehnya kita melakukan utifikasi lewat revitalisasi vasat di kawasan koridor Gajah Mada dan Imam Bonjol,” ungkapnya.

Sebagai informasi tambahan, Koridor Jalan Gajah Mada, Jalan Imam Bonjol dan Jalan Teuku Umar merupakan tiga koridor jalan hingga saat ini masih menjadi penunjang ekonomi di Kota Palu.

Tidak jarang, akibat tingginya mobilitas di sepanjang koridor yang didominasi aktivitas perdagangan tersebut, sering terjadi kemacetan. Apalagi, koridor tersebut merupakan wajah Kota Palu yang paling sering dilalui pengunjung dari arah Kabupaten . HGA