SULTENG RAYA – Ketua DPRD Kabupaten Morowali Utara (Morut), Hj. Megawati Ambo Arsa memastikan situasi dan kondisi di Morut saat ini dapat dipastikan sudah kondusif, aman dan terkendali.

Tentunya situasi dan kondisi tersebut bisa tercapai berkat kerjasama yang baik sejumlah stakeholders mulai dari aparat keamanan hingga masyarakatnya.

“Puji Tuhan sudah kondusif, aman terkendali. Ini berkat kerja sama semua stakeholder terutama aparat dari TNI maupun Polri bersama masyarakat Morowali Utara sendiri,” ujar Ketua DPRD Kabupaten Morowali Utara saat ditemui di Morut, Jumat (20/1/2023).

Hj. Megawati Ambo Arsa mengatakan, kejadian ini tidak boleh terjadi lagi di daerah Morowali Utara yang kita cintai. Kondisi yang kondusif dan aman harus terus dijaga oleh masyarakat agar kita semua dapat hidup tenang dan damai.

Ketua DPRD Kabupaten Morowali Utara berharap segala persoalan atas kejadian itu, agar dibahas dan diskusikan bersama untuk mencari solusi yang terbaik di daerah ini.

“Jangan sampai permasalahan yang ada justru dapat memanaskan keadaan, sehingga banyak orang yang terprovokasi dengan isu – isu yang tidak benar. Oleh sebab itu, penting untuk semua kalangan dapat mencari solusi yang terbaik dengan menggunakan cara – cara yang damai tanpa anarkisme,” pungkas Ketua DPRD Kabupaten Morowali Utara Hj. Megawati Ambo Arsa.

Sementara itu, hal senada juga diutarakan anggota DPRD Kabupaten Morowali Utara dari Partai Keadilan Sejahtera (PKS), Yanto Baoli. Menurutnya, kondisi di Morowali Utara sudah sangat kondusif.

“Kondisi di Morowali Utara pasca insiden di PT. sudah sangat kondusif, sehingga para pekerja dapat bekerja seperti biasanya dan masyarakat dapat melakukan aktivitasnya sehari – hari,” jelas Yanto Baoli.

Yanto Baoli menambahkan, dengan sudah terciptanya kondusivitas di Morowali Utara, kita harus memberikan apresiasi kepada aparat penegak hukum yakni TNI dan Polri yang sudah mengamankan Kabupaten Morowali Utara.

“Inilah harapan kami sebagai wakil rakyat, agar Bumi Tepe Asa Moroso ini senantiasa sejuk damai dan iklim berinvestasi disini senantiasa dipelihara , rambu-rambu aturan terus dijaga oleh para yang akan masuk. Semoga kedepannya, tidak akan lagi terjadi peristiwa seperti yang sudah terjadi beberapa hari yang lalu,” harap Yanto Baoli.

Yanto Baoli juga sangat mengapresiasi kepada pihak TNI dan Polri yang sudah bekerja extra siang dan malam, tanpa mengenal
lelah dan tanpa kenal capek.

“Mereka terus menerus melakukan pengamanan baik di PT.GNI itu sendiri, maupun secara umum di Morowali Utara,” ujarnya.

“Kita harus dapat menjaga kondisi yang telah sangat kondusif, aman, nyaman di bumi Tepe Asa Moroso untuk berinvestasi dari pengusaha – pengusaha mancanegara,” jelasnya.

Dia juga menjelaskan bahwa yang perlu dipahami dan dimengerti oleh masyarakat dan para pekerja bahwa PT. GNI merupakan aset kita bersama.

“PT. GNI adalah milik Morowali Utara. PT. GNI adalah tempat kita mencari makan untuk kita pelihara bersama sama dan tidak boleh ada yang disakiti dengan adanya investor yang masuk,” ucap Yanto Baoli. VAN