RAYA  – Pasca terjadinya bentrok antara tenaga kerja lokal dan tenaga kerja Asing di kawasan industri PT. di Kecamatan Petasia Kabupaten Morowali Utara, Sulawesi Tengah pada hari Sabtu (14/1/2023), situasi saat ini relatif kondusif antara lain di semelter 1 semelter 2 dan semelter 3.

Kapolres Morowali Utara AKBP Imam Wijayanto mengatakan, selain di lingkungan semelter situasi di jalan houling dan kawasan Jety terpantau aktivitas karyawan berjalan aman dan lancar. Khususnya Karyawan lokal dan  Tenaga Kerja Asing saling berbaur bekerja seperti biasanya.

Selain itu, para sopir dump truk juga sudah bekerja seperti biasanya seperti memuat Ore nikel setengah jadi di area Stok fail dan batubara di Gudang penampungan dari Jety PT. GNI.  Berdasarkan pantauan Tenaga Kerja Lokal dan Tenaga Kerja Asing  saling merangkul satu sama lain untuk dapat bekerja seperti hari-hari sebelum terjadinya bentrokan pada Sabtu lalu.

Salah seorang sopir DT atas nama Iqbal mengaku sudah dua hari dia kembali bekerja, untuk Kamis siang (19/1/2023) aktivitas berjalan normal tanpa hambatan apapun, sebagai sopir DT pengangkut batubara dari Jeti ke kawasan industri.

“Bahkan tadi sempat ada TKA yang ingin menumpang di mobil saya, tetapi tidak bisa karena memang TKA tersebut kakinya penuh lumpur,” ujarnya.

Menurutnya, dijalan houling antara Jeti dan kawasan smelter terpantau aman dan lancar, semua karyawan telah beraktivitas seperti biasanya. *VAN