SULTENG RAYA- SMPN 14 kembali berlakukan larangan membawa gawai, hal tersebut disampaikan Kepala SMPN 14 Palu, Masaat pada sosialisasi Rencana Kegiatan Anggaran Sekolah (RKAS) tahun 2023 kepada orang tua/wali peserta didik beberapa waktu lalu.

Hal tersebut mendapat persetujuan dan dukungan orang tua. Keputusan tersebut dilakukan untuk mendisiplinkan peserta didik, mengingat penggunaan gawai di sekolah lebih dominan dimanfaatkan peserta didik untuk bermain game dibandingkan untuk pembelajaran.

“Kemarin kita sudah melakukan pertemuan bersama dengan orang tua untuk membahas program pembelajaran kita semester ini, dan ada beberapa kesepakatan yang kita buat salah satunya yaitu larangan kembali untuk membawa gawai ke sekolah, karena memang selama ini penggunaan gawai itu lebih banyak untuk bermain game dan hal-hal lain yang tidak ada kaitannya dengan pembelajaran, Alhamdulillah orang tua mendukung,” kata Kepsek kepada Sulteng Raya, Ahad (8/1/2023).

Selain larangan membawa gawai pihaknya juga kembali akan mengaktifkan beberapa Ekstrakurikuler yang sempat vakum dan yang belum ada di sekolah sebelumnya. Hal itu juga kata Kepsek mendapatkan persetujuan dari orang tua.

“Kita juga meminta dukungan orang tua untuk mengaktifkan kembali ekskul kita, untuk peningkatan minat dan bakat peserta didik, alhamdulillah ada beberapa yang akan kita bahas kembali dan mendapatkan persetujuan orang tua,” Katanya.

Selanjutnya Kepsek berharap melalui hal tersebut pembelajaran di semester genap saat ini dapat berjalan dengan baik, dirinya juga berharap semangat peserta didiknya dalam belajar semakin meningkat sehingga mampu memberikan sumbangsih prestasi bagi sekolah baik akademik maupun non akademik.

“Insya Allah semester ini pembelajaran lebih baik lagi dan peserta didik semakin semangat dan beroperasi,” harap kepsek. JAN