RAYA — PT Jiwa IFG () bertekad untuk terus meningkatkan kolaborasi dan sinergi di dalam ekosistem demi memperkuat posisi perseroan di industri asuransi nasional.

IFG Life sebagai anak usaha Holding BUMN asuransi, penjaminan dan tersebut telah menjalin kerja sama dalam rangka membangun sinergi dengan PT Angkasa Pura II (Persero) dan PT Sarinah (Persero).

Di penghujung 2022 lalu, IFG Life menjalin sinergi dengan PT Angkasa Pura II (Persero) dan resmi menjadi perusahaan asuransi yang menyediakan program perencanaan keuangan dan proteksi bagi seluruh karyawan PT Angkasa Pura II (Persero).

Sebagai langkah awal, kedua perusahaan yang berada dalam ekosistem BUMN tersebut menandatangani nota kesepahaman tentang pemanfaatan jasa dan pengembangan potensi bisnis.

Adapun, penandatanganan Nota Kesepahaman tersebut dilakukan akhir tahun kemarin  di Airport Training Center Angkasa Pura II di Bandara Soekarno Hatta, Tangerang, Banten.

Direktur Operasional & IT yang saat itu merangkap sebagai Plh Direktur Utama dan Plt Direktur Keuangan dan Investasi IFG Life, Iskak Hendrawan, menilai, sebagai entitas bisnis di bawah naungan Kementerian BUMN, baik IFG Life maupun AP II perlu mendorong sinergi untuk kemajuan bisnis serta kesejahteraan karyawan masing-masing pihak.

“Ini merupakan langkah awal dimulainya kerja sama jangka panjang antara IFG Life dan Angkasa Pura II. Kami melihat bahwa sebagai bagian dari ekosistem BUMN, kami perlu mengoptimalkan sinergi bersama guna memperkuat posisi kami di industri,” tutur Iskak, Kamis (5/1/2023).

Dengan kerja sama ini, IFG Life mendapatkan potensi pengembangan bisnis, sedangkan AP II mendapatkan value lebih untuk memberikan layanan dan perlindungan bagi karyawannya.

Namun demikian, detail mengenai jenis layanan program perencanaan keuangan dan asuransi yang akan diberikan akan diturunkan lebih lanjut pada perjanjian kerja sama berikutnya.

“Nota Kesepahaman ini merupakan landasan untuk membangun dan merumuskan kerjasama sesuai dengan kapasitas dan potensi sumber daya manusia masing-masing pihak. Kedepannya, kami berharap potensi kerjasama akan semakin terbuka,” katanya.

Iskak kembali menegaskan komitmen IFG Life untuk mengembalikan marwah asuransi yang berfokus pada proteksi. Hal ini sebagai antitesis dari supremasi produk pengembangan asuransi yang mengaitkan proteksi dengan investasi maupun tabungan jangka panjang, yang selama bertahun-tahun mendominasi industri asuransi di Indonesia. Dengan menitikberatkan kepada proteksi, IFG Life dapat menawarkan yang lebih terjangkau untuk masyarakat.

Turut hadir dalam penandatanganan tersebut yakni Direktur Angkasa Pura II Ajar Setiadi, Direktur Utama Dana Pensiun Angkasa Pura 2 Erry Dwi Prasetyo, dan Direktur Bisnis Individu IFG Life Fabiola Noralita.

Pada kesempatan terpisah, IFG Life juga meningkatkan sinergi dengan PT Sarinah (Persero) dengan mendukung kegiatan seni dan budaya yang diselenggarakan oleh BUMN ritel yang menjadi wadah industri kreatif di Indonesia untuk menampilkan karya-karya terbaiknya.

Terlebih, sejak diluncurkan kembali pada 14 Juli 2022, Sarinah telah bertransformasi dari Department Store menjadi community mall yang menyediakan ruang bagi kreator, produser, eksibitor seni, budaya, dan gaya hidup Indonesia.

Menutup 2022, ketika Presiden Joko Widodo mencabut kebijakan pemberlakuan pembatasan kegiatan masyarakat (PPKM), Sarinah menggelar sejumlah aktivitas wisata yang diharapkan dapat turut meningkatkan jumlah pergerakan baik domestik maupun mancanegara.

“Kami bersyukur IFG Life dapat mendukung kegiatan yang diselenggarakan Sarinah sebagai salah satu destinasi pariwisata serta gerakan pengembangan produk lokal (local pride),” ujar Direktur Utama Sarinah, Fetty Kwartati. RHT