SULTENG RAYA — Nuansa kekeluargaan terasa kental di auditorium Kantor Bupati Parigi Moutong, Sabtu (25/4/2026). Di tengah suasana halal bihalal yang penuh keakraban, Badan Pengurus Daerah (BPD) Kerukunan Keluarga Sulawesi Selatan (KKSS) Kabupaten Parigi Moutong masa bakti 2026–2031 resmi dikukuhkan.

Momentum itu bukan sekadar seremoni organisasi. Ia menjadi ruang temu berbagai latar belakang, mempererat persaudaraan, sekaligus menegaskan peran KKSS sebagai bagian penting dari denyut kehidupan sosial di Parigi Moutong yang majemuk dan harmonis.

Kepengurusan baru dipimpin oleh Drs H Suardi sebagai ketua, didampingi lima wakil ketua, yakni Ir Lewis, H Ambo Dalle, SPd, MSi, Ir Andi Rahmat, ST, MT, Drs H Nurseri, MSi, Apt, dan Drs H Mappeasse, MM.

Posisi sekretaris diemban Andi Bahrisatil, SPd bersama empat wakil sekretaris, sementara jabatan bendahara dipercayakan kepada dr Hj Hartini H Sanrang dengan empat wakil bendahara. Struktur organisasi turut diperkuat sepuluh bidang strategis, mulai dari pengembangan sumber daya manusia hingga pemuda dan olahraga.

Menariknya, sejumlah tokoh masyarakat Kaili juga turut masuk dalam jajaran Dewan Kehormatan, di antaranya Awalunsyah Passau, Drs Kamiluddin Passau, Andi Leo Tagunu, dan Adrudin Nur. Bahkan, Awalunsyah Passau secara simbolis dipakaikan songkok khas Bugis sebagai tanda kehormatan menjadi bagian dari keluarga besar KKSS Parigi Moutong.

Dalam sambutannya, Ketua BPD KKSS Parigi Moutong, Suardi, mengajak seluruh warga KKSS untuk merajut sinergi bersama masyarakat luas dan pemerintah daerah. Ia menekankan pentingnya membangun kemitraan yang tulus demi kemajuan daerah. “KKSS akan mengerahkan segala kemampuan untuk bekerja bersama pemerintah daerah membangun Parigi Moutong,” ujarnya.

Suardi juga menyinggung besarnya potensi sumber daya manusia KKSS yang tersebar di berbagai sektor, mulai dari aparatur sipil negara, tenaga pendidik, hingga anggota kepolisian. Ia mengingatkan agar kontribusi tersebut dilandasi niat pengabdian, bukan sekadar mencari pengakuan. “Berikan yang terbaik untuk daerah ini. Jangan mencari muka kepada pemerintah, tapi niatkan karena Allah SWT, maka dengan sendirinya derajat kita akan diangkat,” tegasnya.