SULTENG RAYA-EduRank sebagai lembaga pemeringkatan internasional, menempatkan kembali Universitas Muhammadiyah Palu urutan ke kedua terbaik di Sulawesi Tengah berdasarkan hasil pemeringkatan terbaru yang dirilis pada 15 Maret 2026.

Urutan pertama kembali ditempati Universitas Tadulako (Untad) menyusul urutan ketiga ditempati Universitas Alkhairaat Palu.

Dalam rilis per 15 Maret 2026 itu, secara nasional Untad menempati posisi ke 35 meningkat dari sebelumnya yakni 40, sementara Universitas Muhammadiyah Palu secara nasional menempati posisi 232 menurun dari rilis sebelumnya sempat menempati posisi 202, Universitas Alkhairaat Palu sendiri saat ini menempati posisi 462 secara nasional.

Capaian tersebut kembali memperkuat posisi Unismuh Palu sebagai salah satu institusi pendidikan tinggi unggulan di Sulawesi Tengah. Penilaian EduRank dikenal menggunakan sejumlah indikator berbasis kinerja non akademik, luaran riset, publikasi ilmiah, pengaruh alumni, serta dampak institusi terhadap pengembangan ilmu pengetahuan dan kontribusi kepada masyarakat.

Rektor Unismuh Palu, Prof. Dr. H. Rajindra, SE., MM, mengatakan bahwa hasil pemeringkatan tersebut merupakan buah dari kerja kolektif seluruh civitas akademika. Menurutnya, capaian ini tidak diraih secara instan, melainkan melalui proses panjang penguatan tata kelola, peningkatan kualitas sumber daya manusia, serta pengembangan sarana dan prasarana pembelajaran.

“Inikan lembaga pemeringkatan perguruan tinggi luar negeri, artinya lembaga ini bukan berbasis di Indonesia dan independen. Ada sejumlah indikator penilaian dan menempatkan Unismuh Palu urutan kedua terbaik di Sulawesi Tengah dan sekaligus nomor satu untuk perguruan tinggi swasta. Ini sudah dicapai beberapa tahun terakhir, semoga kami mampu terus mempertahankan itu,” ujar Rajindra, Ahad (29/3/2026).

Ia menambahkan, sejauh ini pihaknya akan terus mendorong peningkatan mutu akademik, khususnya dalam bidang penelitian dan publikasi ilmiah dosen. Produktivitas riset yang terus meningkat dinilai menjadi salah satu faktor penting dalam mendongkrak reputasi institusi di tingkat regional maupun nasional.

Selain itu, keterlibatan aktif mahasiswa dalam berbagai kompetisi akademik, kegiatan kemahasiswaan, dan pengabdian kepada masyarakat juga menjadi indikator penting dalam penilaian. Kolaborasi dengan pemerintah daerah, dunia usaha, serta berbagai mitra strategis turut memperluas jejaring kerja sama dan peluang karier bagi para lulusan.

Sebagai perguruan tinggi swasta sebutnya, Unismuh Palu juga terus melakukan transformasi melalui pembenahan sistem manajemen dan penguatan program studi unggulan, mulai dari bidang kesehatan, teknik, sosial humaniora, hingga keguruan. Upaya tersebut dilakukan untuk menjawab kebutuhan masyarakat serta tantangan dunia kerja yang semakin kompetitif.

Tak hanya berfokus pada aspek akademik, Unismuh Palu juga tetap menanamkan nilai-nilai keislaman dan kemuhammadiyahan dalam proses pendidikan. Pembentukan karakter mahasiswa dinilai menjadi bagian penting dalam mencetak lulusan yang tidak hanya kompeten secara profesional, tetapi juga memiliki integritas moral.

Sementara itu, Sekretaris Universitas Muhammadiyah Palu, Dr. Fadli Umar, S.KM., M.Kes menyampaikan, adanya penurunan posisi kampus biru secara nasional berdasarkan rilis EduRank per tanggal 15 Maret 2026 akan menjadi catatan tersendiri bagi kampus biru. “Ini akan menjadi catatan dan bahan evaluasi, dimana letak kekurangan kita itu, sehingga dapat diperbaiki,”ujarnya. ENG