SULTENG RAYA — Suasana halaman belakang Mapolres Parigi Moutong, Kamis (12/3/2026), terasa berbeda. Di tengah rangkaian apel gelar pasukan Operasi Ketupat Tinombala 2026, ratusan liter minuman keras (miras) dimusnahkan sebagai simbol komitmen menjaga keamanan dan ketertiban menjelang Hari Raya Idulfitri.
Botol demi botol miras dimusnahkan di hadapan unsur pemerintah daerah, TNI, tokoh agama, serta tokoh masyarakat yang hadir menyaksikan kegiatan tersebut.
Kapolres Parigi Moutong, Dr. AKBP Hendrawan, A.N menjelaskan bahwa minuman keras yang dimusnahkan merupakan hasil Operasi Penyakit Masyarakat (Pekat) I Tinombala 2026 yang dilaksanakan oleh jajaran Polres Parigi Moutong sejak 20 Februari hingga 5 Maret 2026.
“Barang bukti yang dimusnahkan ini merupakan hasil dari Operasi Pekat yang kami lakukan sebagai bagian dari upaya menciptakan situasi kamtibmas yang aman dan kondusif menjelang Hari Raya Idul Fitri,” ujar Hendrawan.
Adapun barang bukti yang dimusnahkan terdiri dari 665 liter cap tikus, serta puluhan botol minuman beralkohol berbagai merek, di antaranya 22 botol Bir Bintang, 13 botol Bir Guinness, 24 botol Benteng, dan 21 botol Marten.