SULTENG RAYA – Tim Operasi SAR Kecelakaan Kapal KLM Nur Ainun Balqis perairan Selat Makasar, Kabupaten Donggala, Sulawesi Tengah, menyatakan menutup operasi pencarian terhadap dua awak kapal yang hilang di perairan tersebut, Minggu (22/2/2026).
Kepala Kantor Pencarian dan Pertolongan Palu, Muh.Rizal mengatakan, usai melaksanakan briefing, sekira pukul 07.30 wita, Tim SAR Gabungan melakukan pencarian sesuai search area yang telah ditentukan menggunakan 1 unit KN SAR Baladewa di area LKP dengan radius pencarian 50 NM dengan Track spacing 1 Nm arah selatan dan barat dari LKP dan akan melakukan evaluasi berdasarkan situasi dan kondisi di lapangan.
Lalu, pukul 15.30 wita, hasil pelaksanaan operasi SAR belum menunjukan tanda-tanda keberadaan korban (nihil), selanjutnya tim SAR gabungan bersama pihak keluarga dan pemerintah setempat melaksanakan musyawarah dan menyepakati bahwa operasi SAR dihentikan, dilanjutkan dengan pemantauan. “Namun apabila ada tanda-tanda dari korban, maka operasi SAR akan dibuka kembali,” ujar Rizal.
Kemudian, unsur SAR yang terlibat dikembalikan ke kesatuannya masing-masing. Sebelumnya, memasuki hari ke-4 Operasi SAR Kecelakaan Kapal KLM Nur Ainun Balqis di perairan Selat makasar, Kabupaten Donggala, Sulawesi Tengah, Tim SAR gabungan memperluas area pencarian terhadap dua orang awak kapal yang hilang, Kamis (19/2/2026).