320 Kendaraan Semarakkan Pawai Ta’aruf Ramadan 1447 H

SULTENG RAYA – Semangat menyambut Bulan Suci Ramadan 1447 Hijriah menggema di wilayah Kecamatan Mepanga, Selasa (17/2/2026). Ratusan kendaraan memadati jalanan dalam Pawai Ta’aruf yang dipusatkan di lapangan Gelora Mitra Kotaraya, Desa Kotaraya, Kabupaten Parigi Moutong.

Kegiatan yang dimulai sekitar pukul 09.00 wita ini merupakan kolaborasi Pemerintah Desa Kotaraya, Kotaraya Barat, dan Kotaraya Selatan. Pelepasan peserta dilakukan langsung oleh Camat Mepanga, Jumail, didampingi Ka Subsektor Mepanga Ipda Yayang Luki Ekaryandaru, Sekcam Mepanga Wiyono, S.P., Ketua PHBI Desa Kotaraya Ngadiran, S.Pd.I, Babinsa Desa Kotaraya Praka Miswanto, serta Kepala Desa Kotaraya Suparjono.

Sebanyak 70 unit kendaraan roda empat dan kurang lebih 250 unit kendaraan roda dua ambil bagian dalam iring-iringan pawai yang dilengkapi sound system. Rute panjang melintasi sejumlah desa, diantaranya Desa Sumber Agung, Kayu Agung, Bisagon, Ponorogo, Moubang, Mensung, Ogomolos, Malalan hingga Desa Mepanga, sebelum kembali finis di Lapangan Gelora Mitra Kotaraya sekitar pukul 11.30 wita.

Sepanjang jalur, pengamanan dan pengawalan dilakukan secara terpadu oleh personel Pol Subsektor Mepanga Sek Tomini, Dishub Kecamatan Mepanga, Satgas Desa Kotaraya dan Kotaraya Barat, serta mendapat dukungan pengawalan PJR Polda Sulteng. Situasi terpantau aman, tertib, dan lancar.

Pawai Ta’aruf ini bukan sekadar iring-iringan kendaraan, tetapi menjadi simbol kuat ukhuwah Islamiyah dan rasa syukur atas datangnya bulan penuh berkah. Kegiatan ini juga menjadi sarana syiar untuk menanamkan nilai-nilai keagamaan dalam kehidupan sehari-hari masyarakat.

Namun demikian, kepadatan arus kendaraan di sejumlah titik sempat menimbulkan perlambatan lalu lintas.Potensi gangguan ketertiban tetap menjadi perhatian aparat guna memastikan hak pengguna jalan lain tetap terjaga.

Ka Subsektor Mepanga, Ipda Yayang Luki Ekaryandaru, menegaskan bahwa pengamanan telah dipersiapkan melalui koordinasi intensif dengan panitia dan unsur terkait.

“Kami telah melaksanakan pengawalan dan pengamanan secara maksimal guna memastikan kegiatan berjalan aman dan kondusif. Sinergitas antara aparat, panitia, dan masyarakat menjadi kunci utama keberhasilan pawai hari ini,” tegasnya.

Ia juga mengingatkan agar euforia menyambut Ramadan tidak mengabaikan keselamatan berlalu lintas.“Kami mengimbau kepada seluruh peserta untuk tidak ugal-ugalan di jalan raya serta tidak menggunakan knalpot brong yang dapat mengganggu ketertiban dan kenyamanan masyarakat. Mari kita sambut Ramadan dengan tertib, santun, dan penuh kedamaian,” tambah Ipda Yayang.

Sebagai langkah preventif, pihak kepolisian terus melakukan koordinasi, pemantauan situasi, serta pengumpulan bahan keterangan guna memastikan setiap agenda masyarakat berjalan aman. Pendekatan intelijen dan pengamanan terbuka menjadi bagian dari strategi menjaga stabilitas kamtibmas di wilayah hukum Polsek Tomini.

Pawai Ta’aruf Ramadan 1447 H di Mepanga menjadi bukti bahwa semangat kebersamaan dan religiusitas masyarakat tetap terjaga. Dengan pengamanan yang solid dan partisipasi warga yang tertib, Ramadhan disambut bukan hanya dengan gema takbir, tetapi juga dengan komitmen menjaga kedamaian bersama.*/YAT