SULTENG RAYA – Lembaga Pembinaan Khusus Anak (LPKA) Kelas II Palu menerima kunjungan sekaligus pelaksanaan Sosialisasi Bulan Kasih Sayang bertema “Self Love is The Best Love” yang diselenggarakan oleh SMAS GKST Imanuel Palu, Sabtu (14/2/2026) di Ruang Pendidikan LPKA Kelas II Palu.

Kegiatan ini merupakan bagian dari program kerja OSIS bertajuk “Aksi Kasih” yang bertujuan menumbuhkan penerimaan diri, membangun kesadaran akan nilai diri, serta menanamkan harapan dan semangat baru bagi anak binaan dalam menjalani proses pembinaan.

Pelaksana Harian Kepala LPKA Kelas II Palu, Jemmy, dalam sambutannya menyampaikan apresiasi dan terima kasih atas kepedulian pihak sekolah yang telah berbagi kasih bersama anak binaan.

Ia menegaskan bahwa kegiatan tersebut bukan sekadar kunjungan, melainkan bentuk nyata perhatian dan dukungan moral.“Kehadiran para guru dan siswa menjadi motivasi bagi anak binaan untuk terus belajar, memperbaiki diri, serta menatap masa depan dengan lebih optimis,” ujarnya.

Ia juga berharap sinergi antara LPKA dan SMAS GKST Imanuel Palu dapat terus terjalin melalui berbagai kegiatan positif lainnya.

Sementara, Kepala SMAS GKST Imanuel Palu, Rita Christi, menyampaikan bahwa kasih sayang tidak hanya dimaknai dalam satu hari tertentu, melainkan dapat diwujudkan melalui tindakan nyata setiap waktu.

Ia menekankan pentingnya mencintai dan menerima diri sendiri sebelum mampu memberikan kasih kepada orang lain.“Kasih sayang tidak hanya dimaknai dalam satu hari tertentu, tetapi dapat diwujudkan melalui tindakan nyata setiap waktu. Setiap orang perlu belajar mencintai dan menerima dirinya sendiri terlebih dahulu sebelum mampu memberikan kasih kepada orang lain,” ujar Kepala SMAS GKST Imanuel Palu, Rita Christi.

Materi utama bertema “Self Love is The Best Love” disampaikan oleh Seny Sembiring, M.Th., yang mengajak anak binaan untuk berdamai dengan masa lalu, menerima diri apa adanya, serta membangun harapan dan cita-cita sebagai langkah bertumbuh menjadi pribadi yang lebih baik.

Kegiatan berlangsung interaktif melalui permainan dan refleksi diri, salah satunya “Puzzle Harapan”. Dalam sesi tersebut, anak binaan dibagi ke dalam beberapa kelompok untuk menyusun gambar yang merepresentasikan harapan dan cita-cita mereka di masa depan. Setiap kelompok kemudian mempresentasikan hasil karya sebagai bentuk keberanian menyampaikan impian mereka.

Salah satu anak binaan YG mengatakan kegiatan Self Love is The Best Love ini membuat saya lebih sadar bahwa saya tetap berharga dan punya masa depan.“Saya jadi lebih semangat untuk berubah, memperbaiki diri, dan membuktikan bahwa saya bisa menjadi pribadi yang lebih baik,” ujar YG, salah satu anak binaan LPKA Kelas II Palu.

Pada sesi refleksi, anak binaan juga diminta menuliskan identitas diri, harapan, alasan mereka berada di LPKA, serta tekad yang akan diwujudkan setelah kembali ke masyarakat. Kegiatan ini bertujuan membangun kesadaran diri, tanggung jawab, dan komitmen untuk berubah.

Rangkaian kegiatan ditutup dengan sesi berbagi dan pemberian bingkisan kasih sebagai bentuk dukungan moral. Seluruh kegiatan berlangsung aman, tertib, dan kondusif.

Melalui kegiatan ini, diharapkan anak binaan semakin percaya diri, menyadari potensi yang dimiliki, serta memiliki semangat baru untuk menjalani proses pembinaan demi masa depan yang lebih baik.*/YAT