SULTENG RAYA – Johnny Limbunan Cup (JLC) ke-18 tahun 2026 kembali digelar di kediaman Johnny Limbunan, Jalan Gunung Nokilalaki, Lolu Utara, Palu pada Jumat (13/2/2026) sore.
Ada tiga cabang olahraga (cabor) yang akan dipertandingkan yakni Tenis Meja, Biliard dan Domino. Peserta JLC ini berasal dari beberapa daerah seperti Sulawesi Utara, Sulawesi Tenggara, dan Sulawesi Tengah dengan total hadiah senilai ratusan juta Rupiah.

“Salah satu cabor yang bergengsi pada pertandingan kali ini adalah tennis meja yang akan menampilkan pertandingan atlet dari Sulteng, Sultra, dan Sulut,” ujar Johnny Limbunan sesaat setelah pertandingan dibuka oleh KONI Sulteng.
Johnny menegaskan bahwa cabor tennis meja bukanlah olahraga kampungan yang sering dia dengar dan bahkan pemerintah terkesan kurang memberikan support pembinaan kepada atletnya padahal JLC sebagai ajang untuk seleksi atlet terbaik lalu dilatih hingga menjadi atlet juara di tingkat Nasional.
“Olahraga tennis meja merupakan olahraga yang ditekuni oleh kerajaan Inggris dan beberapa orang sukses di kancah internasional,” ujar Johnny.
Sementara, Ketua Panitia JLC ke-18, Yusuf Tansil mengatakan kegiatan ini menjadi wadah mempererat tali silahturahmi antara seluruh karyawan, mitra dan relasi CV Akai Jaya Group termasuk leasing dan Perbankan yang selama ini mendukung seluruh perusahaan Johnny Limbunan baik yang ada di Palu maupun di luar kota.
Selain itu, dia JLC juga menjadi ajang pembinaan dan pencarian talenta atlet potensial di Sulawesi Tengah untuk dipersiapkan dalam pertandingan di tingkat nasional yang tentunya akan membawa kebanggaan daerah Sulawesi Tengah.
Ketua POBSI Sulteng, Andi Raharja Limbunan didampingi oleh Sekretaris KONI Sulteng, Andi Nur Lamakarate memberikan apresiasi atas inisiasi yang dilakukan oleh Johhny Limbunan yang juga ayahandanya.
“Disela kesibukan bisnis dan usaha Johnny Limbunan, ada kegiatan yang dilakukannya untuk menjajaki potensi atlet yang akan dapat dibina menjadi atlet di tingkat nasional,” katanya.
Adapun jumlah peserta tenis meja berkisar 30-40 atlet, biliar 48 atlet, dan domino kurang lebih 80 peserta yang juga diikuti oleh masyarakat sekitar yang setiap tahunnya mengikuti JLC.*/HJ