Lebih jauh, ia mengingatkan bahwa tantangan generasi muda di era modern tidak hanya terletak pada capaian akademik, tetapi juga pada kemampuan non-akademik yang membentuk mental juara. Dalam konteks itu, futsal menjadi salah satu sarana efektif untuk mengasah ketahanan mental sekaligus membangun karakter.
Turnamen ini juga diharapkan menjadi wadah bagi pelajar untuk menyalurkan bakat dan potensi di bidang olahraga, sekaligus mempererat solidaritas antar sekolah. Di atas lapangan, para peserta belajar tentang arti kompetisi yang sehat—bagaimana meraih kemenangan dengan rendah hati, dan menerima kekalahan dengan lapang dada.
Bupati pun berpesan kepada seluruh peserta agar menjunjung tinggi sportivitas dan menghargai setiap lawan yang dihadapi. Ia juga menyampaikan apresiasi kepada para guru, pembina, orang tua, serta sponsor yang telah memberikan dukungan penuh terhadap terselenggaranya kegiatan tersebut.
Mengakhiri sambutannya, Bupati berharap turnamen ini tidak hanya berjalan lancar, tetapi juga mampu melahirkan generasi muda Parigi Moutong yang sehat, cerdas, dan berkarakter—sejalan dengan semangat pembangunan daerah yang terus bergerak maju di usia ke-24 tahun. AJI

