“Bahasa asing sangat penting bagi mahasiswa karena telah menjadi kebutuhan komunikasi internasional. Prestasi yang diraih delegasi FKIP Unismuh Palu tentu tidak lepas dari kemampuan bahasa Inggris mereka,” ujar Rajindra saat menerima para delegasi di ruang kerjanya, akhir pekan lalu.
Ia juga mengusulkan agar kampus menghadirkan lembaga kursus khusus yang dapat mengajarkan bahasa internasional seperti Inggris, Mandarin, dan Jepang bagi mahasiswa.
Sementara itu, Dekan FKIP Unismuh Palu, Dr. Ernitasari Mulyadi, Bach., BP., M.Pd., mengatakan capaian tersebut merupakan hasil kerja keras serta kolaborasi antara dosen dan mahasiswa dalam meningkatkan kualitas pendidikan serta daya saing internasional.
“Keikutsertaan dalam kegiatan ini tidak hanya memberikan pengalaman internasional bagi mahasiswa, tetapi juga menjadi bukti bahwa mahasiswa FKIP mampu bersaing dan berprestasi di tingkat global,” ujarnya.
Adapun sejumlah penghargaan yang berhasil diraih delegasi FKIP Unismuh Palu antara lain diperoleh oleh Najla, Faizah Asni, Asma Windari, Nadia Waldani, Hikmah, Nurul Khasanah, Durattul Mutma’innah, Fuady Ahmad Fauzy, serta Moh. Zulfikar L. Sako melalui berbagai kategori lomba, mulai dari penghargaan peserta terbaik workshop, kompetisi vlog, poster kreatif, YouTube challenge, hingga artikel ilmiah.
Capaian tersebut menunjukkan dominasi delegasi FKIP Unismuh Palu dalam berbagai bidang kompetisi. Para mahasiswa dinilai memiliki keunggulan dalam penyampaian ide, pemecahan masalah, serta kemampuan bekerja sama dalam tim multikultural.
Najla, yang meraih penghargaan 3rd Most Active Student, menyampaikan kesan mendalam dalam sambutannya pada closing ceremony.
“Kegiatan International Summer Camp ini menjadi wadah bagi kami untuk menemukan perspektif baru, terutama dalam bidang budaya dan pendidikan. Kami berharap dapat lebih sering berpartisipasi dalam kegiatan serupa,” ujarnya.
Hal senada disampaikan Nadia Waldani dari Program Studi PG-PAUD. Ia mengaku kegiatan tersebut memberikan pengalaman berharga serta memperluas wawasan tentang praktik pendidikan di tingkat global.
“Kegiatan International Summer Camp bukan sekadar pengalaman, tetapi juga kenangan yang akan selalu diingat. Semoga kebersamaan ini menjadi langkah awal menuju mimpi yang lebih besar,” ungkapnya.
Sementara itu, Fuady Ahmad Fauzy dari Program Studi Ilmu Keolahragaan juga mengaku mendapatkan pengalaman berharga selama mengikuti kegiatan tersebut.
“New experience unlocked. International Summer Camp sangat memberikan wawasan baru,” ujarnya.
Keberhasilan ini diharapkan dapat menjadi motivasi bagi seluruh civitas akademika untuk terus meningkatkan kualitas diri serta memperluas partisipasi dalam kegiatan internasional. Selain itu, capaian ini semakin memperkuat posisi FKIP Unismuh Palu sebagai institusi pendidikan yang berkomitmen pada pengembangan kompetensi global.
Dengan torehan prestasi tersebut, FKIP Unismuh Palu optimistis dapat terus berkontribusi dalam mencetak generasi pendidik yang profesional, inovatif, dan berdaya saing internasional.*ENG

