Diskusi berlangsung sangat interaktif dan menarik, dimana para siswa SMP dengan berani menyampaikan pandangan mereka. Ada yang menilai memiliki banyak anak juga memiliki sisi positif, seperti kuatnya rasa kebersamaan dalam keluarga. Ada pula yang berpendapat bahwa childfree dipilih karena belum siap secara mental, sementara yang memilih memiliki sedikit anak ingin lebih fokus dalam pengasuhan.

Menurut Astrid, pemikiran kritis ini menunjukkan bahwa generasi muda sudah mulai memahami bahwa setiap pilihan memiliki konsekuensi dan menariknya semua pandangan tersebut lahir dari siswa SMP yang mulai belajar merancang masa depan mereka dengan bijak.AMR