Dengan mengusung motto “Dari Kampung Mengukir Prestasi, Menuju Sepakbola Nasional”, mereka membawa harapan besar—bukan hanya untuk menang, tetapi untuk mengangkat nama daerah Parigi Moutong ke level yang lebih tinggi.
Dukungan pun mengalir dari berbagai pihak, termasuk apresiasi kepada Gubernur Sulawesi Tengah, Dr. H. Anwar Hafid, M.Si, yang menghadirkan Liga 4 Piala Gubernur sebagai ruang kompetisi bagi talenta lokal. Kebijakan tanpa biaya pendaftaran serta total bonus hingga Rp100 juta menjadi angin segar bagi klub-klub daerah.
“Terima kasih kepada Bapak Gubernur yang sangat memahami dunia sepakbola dan telah menghadirkan kompetisi ini. Semoga selalu sehat dan terus bersinergi dengan para pecinta sepakbola di Sulawesi Tengah demi kemajuan sepakbola di tanah Kaili,” ungkapnya.
Bagi PS Berlian Tomoli, ini bukan hanya soal turnamen, tapi kesempatan untuk merasakan atmosfer kompetisi yang sesungguhnya—sebuah panggung yang bisa mengubah arah perjalanan pemain muda. Secara teknis, kesiapan tim kian matang. Seluruh pemain telah dinyatakan lolos tahap pengabsahan yang digelar di GBL Andi Raga Pettalolo, Kota Palu. Agenda berikutnya, Match Coordination Meeting (MCM), menjadi langkah akhir sebelum peluit kick-off dibunyikan.
Dan ketika Liga 4 Piala Gubernur Sulawesi Tengah 2026 resmi dimulai pada 10 April mendatang, Laskar Diamonds akan melangkah ke lapangan dengan satu keyakinan: bahwa mimpi dari kampung bisa bersinar terang di panggung provinsi.
Sepak bola, sekali lagi, bukan hanya soal skor. Ia adalah tentang harapan—dan dari Tomoli, harapan itu kini mulai berlari. AJI
