SULTENG RAYA— Lembaga Penelitian Pengabdian Masyarakat (LPPM) Universitas Muhammadiyah (Unismuh) Palu kembali membuka pendaftaran peserta Kuliah Kerja Nyata Muhammadiyah ‘Aisyiyah (KKN MAs) tahun 2026. Program pengabdian masyarakat tersebut dijadwalkan berlangsung di Kota Malang, Jawa Timur.

Pendaftaran peserta KKN MAs 2026 telah dibuka sejak 28 Februari hingga 13 Mei 2026. Sementara pelaksanaan kegiatan dijadwalkan berlangsung pada 31 Juli hingga 10 September 2026 di wilayah binaan Universitas Muhammadiyah Malang (UMM).

Kegiatan KKN MAs merupakan program pengabdian masyarakat berskala nasional yang melibatkan mahasiswa dari berbagai Perguruan Tinggi Muhammadiyah dan ‘Aisyiyah (PTMA) di seluruh Indonesia. Melalui program ini, mahasiswa diharapkan dapat berkontribusi langsung dalam upaya pemberdayaan masyarakat di desa-desa binaan.

Ketua LPPM Unismuh Palu, Dr. Rukhayati, SE., MM, mengatakan lembaga yang dipimpinnya itu kembali membuka kesempatan bagi mahasiswa untuk terlibat dalam program pengabdian lintas kampus tersebut.

Ia menjelaskan, pelaksanaan KKN MAs 2026 dipusatkan di wilayah binaan Universitas Muhammadiyah Malang dengan berbagai program yang berorientasi pada pemberdayaan masyarakat.

“Pelaksanaan KKN MAs 2026 dijadwalkan pada 31 Juli hingga 10 September 2026 di wilayah binaan Universitas Muhammadiyah Malang, dengan melibatkan mahasiswa dari berbagai Perguruan Tinggi Muhammadiyah dan ‘Aisyiyah di Indonesia,” ujarnya.

Menurutnya, program KKN MAs tahun ini menekankan pada pengembangan inovasi teknologi tepat guna, peningkatan kualitas pendidikan, serta penguatan ekonomi desa secara berkelanjutan.

Salah satu inspirasi program pengembangan desa yang diangkat dalam kegiatan tersebut adalah konsep pemberdayaan masyarakat seperti yang dilakukan di Kampung Jodipan, Kota Malang, yang berhasil berkembang menjadi kawasan wisata berbasis masyarakat.

Melalui pendekatan tersebut, mahasiswa diharapkan mampu menghadirkan berbagai inovasi yang dapat membantu masyarakat dalam meningkatkan kesejahteraan ekonomi sekaligus memperkuat potensi desa.

Rukhayati berharap para mahasiswa peserta KKN MAs 2026 dapat memberikan kontribusi nyata bagi masyarakat melalui program-program pengabdian yang kreatif dan berkelanjutan.

“Harapan utamanya adalah KKN MAs 2026 mampu melahirkan solusi inovatif bagi masalah kemiskinan dan pemberdayaan ekonomi di lokasi penempatan,” jelasnya. ENG