Selain penyediaan air bersih, Bupati juga meminta agar fasilitas cottage diperbaiki secara menyeluruh agar lebih layak dan nyaman bagi wisatawan yang datang saat Festival Danau Lindu maupun pada hari-hari biasa.
Ia menilai, meskipun penginapan tersebut memiliki tampilan sederhana, kualitas bagian dalam harus ditingkatkan agar mampu memberikan kenyamanan dan pengalaman yang baik bagi pengunjung. “Kalau kita ingin orang datang ke Lindu, maka kita harus pastikan tempat ini nyaman. Kita sendiri harus bangga dulu dengan daerah ini,” katanya di hadapan camat, kepala desa, dan masyarakat.
Rizal juga menyinggung rencana penataan kawasan pelabuhan dan sejumlah akses pendukung lainnya. Menurutnya, pemerintah daerah telah menyiapkan anggaran ratusan juta rupiah untuk mendukung pembenahan tersebut, termasuk penataan satu pelabuhan utama agar lebih representatif dan menunjang mobilitas wisatawan.
Di sektor pertanian, Bupati mendorong optimalisasi lahan tidur melalui program optimalisasi lahan (oplah), khususnya terhadap bekas sawah yang tidak lagi produktif agar dapat difungsikan kembali sebagai lahan pertanian.
Menurutnya, pengembangan sektor pariwisata harus berjalan seiring dengan penguatan sektor pertanian, sehingga manfaat ekonomi yang dirasakan masyarakat menjadi lebih luas dan berkelanjutan.
Kunjungan tersebut menjadi bagian dari langkah konkret Pemerintah Kabupaten Sigi untuk memastikan kesiapan kawasan Danau Lindu sebagai destinasi unggulan Sulawesi Tengah, sekaligus mendorong pertumbuhan ekonomi masyarakat lokal melalui sektor pariwisata dan pertanian. FRY
