Sementara, Kepala Desa Pada, Wadson G. Tokare menjelaskan pentingnya pembinaan generasi muda sebagai investasi masa depan desa.
Dalam sesi tanya jawab, salah seorang peserta, Ferdianto menanyakan langkah kepolisian dalam mencegah masuknya narkoba hingga ke desa. Menanggapi hal tersebut, Kapolsek menjelaskan bahwa aparat telah melakukan berbagai upaya pencegahan dan penindakan, bahkan di wilayah setempat telah ada kasus yang berhasil diungkap dan diproses hukum.
Sementara itu, peserta lainnya, Aprillia menyoroti penyalahgunaan obat-obatan medis yang beredar bebas di masyarakat. Kapolsek menegaskan bahwa pihak kepolisian terus melakukan pengawasan serta penindakan terhadap peredaran obat-obatan tersebut yang disalahgunakan di luar ketentuan medis.
Selain materi tentang narkoba, kegiatan ini juga diisi dengan penyuluhan mengenai bahaya seks bebas oleh Pdt. Marsekhal, S.Th serta materi Perlindungan Perempuan dan Anak (PPA) oleh Roinal, S.H.
Melalui kegiatan ini, diharapkan generasi muda di Kecamatan Lore Selatan, khususnya Desa Pada, semakin sadar akan bahaya narkoba serta mampu menjadi agen perubahan dalam menciptakan lingkungan yang sehat, aman, dan bebas dari penyalahgunaan narkoba. AMR
