Ia merincikan bahwa dalam tahap pemupukan awal ini, petani menggunakan campuran pupuk Urea dan Phonska sebanyak 30 karung atau setara dengan 1,5 ton. Penggunaan bibit sebanyak 100 kg di lahan tersebut diharapkan mampu menghasilkan panen yang melimpah jika dirawat dengan teknik yang tepat.

Selain aspek teknis, kapolsek juga memberikan pesan edukatif kepada masyarakat setempat. Ia mengajak seluruh warga untuk berperan aktif dalam menyukseskan program ketahanan pangan yang dicanangkan oleh pemerintah pusat.

“Kami mengimbau warga untuk terus mendukung program pemerintah dalam meningkatkan produktivitas jagung. Ketahanan pangan bukan hanya soal ketersediaan stok, tapi juga tentang kesejahteraan para petani kita di desa-desa,” tutupnya.

Kegiatan yang berlangsung mulai pukul 10.30 Wita tersebut berjalan lancar dan mendapat respon positif dari pemilik lahan serta warga sekitar yang berharap pendampingan kepolisian ini dapat memotivasi semangat bertani di Kecamatan Ulubongka. AMR