Ia juga menitipkan harapan besar terhadap proyek strategis interkoneksi jaringan. “Kehadiran PLN UID Suluttenggo membawa angin segar. Kami berharap rencana interkoneksi SUTG (Saluran Udara Tegangan Tinggi) yang menghubungkan Luwuk, Tojo Una-Una, Morowali Utara, hingga Tentena segera terealisasi. Ini adalah solusi jangka panjang yang dinantikan masyarakat agar tidak ada lagi daerah yang terisolasi dari akses listrik,” harapnya.
Menanggapi hal tersebut, General Manager PLN Unit Induk Distribusi (UID) Suluttenggo, Usman Bangun, menegaskan bahwa PLN tengah bekerja ekstra keras untuk mewujudkan pemerataan akses listrik hingga ke pelosok desa.
“Kami mendengar dan mencatat setiap aspirasi, baik dari Ibu Febriyanthi maupun para Kepala Daerah yang hadir. Fokus kami saat ini adalah memperkuat keandalan sistem distribusi dan mempercepat pembangunan infrastruktur interkoneksi. Interkoneksi sistem ini nantinya akan membuat pasokan listrik jauh lebih stabil karena satu daerah dengan daerah lain akan saling menopang,” tegas Usman.
Usman juga menambahkan bahwa PLN sedang melakukan evaluasi mendalam terhadap daerah-daerah yang belum teraliri listrik secara optimal. “Kami akan mencari solusi paling efektif, baik melalui perluasan jaringan konvensional maupun pembangunan pembangkit berbasis EBT untuk daerah terpencil yang sulit dijangkau transmisi utama,” jelasnya.
Kegiatan rapat koordinasi ini turut dihadiri langsung oleh Bupati Banggai dan Bupati Morowali Utara. Kehadiran kedua kepala daerah ini mempertegas dukungan pemerintah daerah dalam hal perizinan dan pembebasan lahan guna mempercepat pembangunan infrastruktur kelistrikan di wilayah masing-masing.*/HJ
