SULTENG RAYA – PT PLN (Persero) terus berkomitmen meningkatkan kualitas keandalan pasokan listrik dan mempercepat transisi energi di wilayah Sulawesi Tengah. Komitmen ini ditegaskan dalam Rapat Koordinasi Kelistrikan yang dihadiri oleh jajaran manajemen PLN, pimpinan daerah, serta perwakilan legislatif guna membahas solusi jangka panjang kelistrikan di Kabupaten Banggai hingga Morowali Utara.
Dalam pertemuan tersebut, Direktur Manajemen Pembangkitan PT PLN (Persero), Rizal Calvary Marimbo, menyoroti pesatnya pertumbuhan ekonomi di wilayah Luwuk dan sekitarnya. Menurutnya, potensi pariwisata dan sektor industri pendukung seperti cold storage di Banggai membutuhkan dukungan daya listrik yang besar dan stabil.
“Kami melihat pertumbuhan ekonomi di Luwuk sangat positif, terutama di sektor pariwisata. Selain itu, kebutuhan daya untuk cold storage di Banggai menjadi prioritas kami agar sektor perikanan dan usaha kecil menengah dapat terus berkembang. Untuk mendukung hal tersebut, PLN menyiapkan peta jalan pemanfaatan potensi Energi Baru Terbarukan (EBT) yang melimpah di wilayah ini sebagai pilar utama pasokan listrik masa depan,” ujar Rizal.
Anggota DPD RI utusan Sulawesi Tengah, Febriyanthi Hongkiriwang, memberikan apresiasi atas respon cepat PLN dalam menangani dinamika kelistrikan di lapangan. Ia menekankan pentingnya langkah strategis berupa pembangunan infrastruktur jaringan yang terintegrasi.
“Kami mengapresiasi langkah PLN yang selama ini kooperatif, termasuk pengembangan jaringan listrik di Sulawesi Tengah. Namun, kami juga menyampaikan aspirasi masyarakat terkait kondisi kelistrikan di Banggai dan Banggai Laut yang masih memerlukan perhatian khusus agar meminimalisir potensi gangguan,” kata Febriyanthi.
