“Saya akan kontrol langsung dan pimpin apel di OPD secara bergiliran. Tidak ada jadwal pasti, jadi semua harus siap,” ujarnya, memberi penekanan.

Langkah ini sekaligus menjadi “alarm” bagi seluruh ASN bahwa disiplin bukan hanya soal kehadiran, tetapi juga kesiapan dan konsistensi dalam bekerja setiap waktu. Di sisi lain, sorotan tajam juga diarahkan pada pelayanan publik. Abdul Sahid mengingatkan agar masyarakat tidak lagi dihadapkan pada prosedur berbelit, terutama dalam pengurusan administrasi seperti KTP.

“Layani dengan baik, jangan mempersulit. Kalau sudah sesuai prosedur, langsung diproses. Jangan ada embel-embel,” tandasnya.

Pesan tersebut seolah menjadi garis tegas bahwa birokrasi harus hadir sebagai solusi, bukan hambatan. Menutup arahannya, Abdul Sahid mengajak seluruh ASN untuk kembali bekerja dengan semangat baru pasca Lebaran—membawa integritas, tanggung jawab, dan komitmen pelayanan sebagai landasan utama.

Apel pagi itu pun tak hanya menjadi rutinitas seremonial, tetapi momentum awal untuk meneguhkan kembali arah birokrasi Parigi Moutong: bersih, disiplin, dan benar-benar melayani. AJI