Puncak kejadian baru diketahui saat istri korban terbangun dari tidur dan mendapati suaminya sudah dalam posisi tergantung di pintu tengah rumah menggunakan selembar sarung. Dalam keadaan panik, istri korban memotong sarung tersebut dan membaringkan korban di lantai sebelum meminta bantuan pihak keluarga serta warga sekitar.

Maryanto menambahkan, pihak kepolisian telah berkoordinasi dengan Puskesmas Ampana Barat untuk melakukan pemeriksaan medis terhadap jenazah. “Hasil pemeriksaan tim medis menunjukkan tidak ditemukan adanya tanda-tanda kekerasan pada tubuh korban. Kejadian ini murni merupakan dugaan bunuh diri,” tambahnya.

Atas kejadian tersebut, pihak keluarga menyatakan telah mengikhlaskan kepergian korban dan menolak untuk dilakukan autopsi lebih lanjut. Setelah dilakukan pemeriksaan medis, Kapolsek Ampana Kota secara simbolis menyerahkan jenazah kepada pihak keluarga untuk disemayamkan.

“Keluarga korban sudah ikhlas dan tidak keberatan. Jenazah telah dimakamkan di pemakaman setempat setelah salat zuhur,” tutup Maryanto. AMR