Nuansa kebersamaan kian terasa ketika alunan paduan suara gerejawi dari Pesparawi LPPD Kabupaten Parigi Moutong menggema di lokasi kegiatan. Penampilan tersebut bukan hanya menghadirkan hiburan, tetapi juga menjadi simbol indahnya toleransi dan dukungan bagi putra-putri daerah yang akan mewakili Sulawesi Tengah pada ajang nasional di Manokwari, Papua Barat, Juni mendatang.
Bagi Pemerintah Kabupaten Parigi Moutong, open house ini memiliki makna lebih dari sekadar tradisi tahunan. Ia menjadi ruang temu yang memperkuat persatuan di tengah keberagaman masyarakat. “Kegiatan ini bukan hanya tradisi, tetapi menjadi ruang kebersamaan untuk mempererat hubungan antara pemerintah dan masyarakat, serta menjaga persatuan dan keharmonisan di daerah kita,” tambah Bupati.
Melalui kegiatan ini, nilai-nilai Idul Fitri—keikhlasan, saling memaafkan, dan kebersamaan—tercermin nyata dalam interaksi yang terjalin. Lebih dari itu, open house menjadi jembatan yang menghubungkan pemerintah dengan masyarakat, memperkuat fondasi sosial untuk membangun Parigi Moutong yang harmonis dan berdaya saing. AJI
