Dalam khutbahnya, khatib menekankan pentingnya menyantuni dan merawat anak yatim sebagai bagian dari ajaran luhur Islam. Ia mengingatkan bahwa mereka yang memuliakan anak yatim akan mendapatkan kedudukan istimewa di sisi Rasulullah SAW. Pesan tersebut menggema di tengah jamaah, menjadi pengingat akan pentingnya menghadirkan nilai kasih sayang dalam kehidupan bermasyarakat.

Lebih dari sekadar ibadah, pelaksanaan Sholat Id ini menjadi simbol nyata kebersamaan. Pemerintah dan masyarakat berdiri dalam satu saf, menanggalkan sekat-sekat formalitas, dan menyatu dalam nilai spiritual yang sama.

Momentum ini pun diharapkan tidak hanya berhenti sebagai seremoni tahunan, tetapi menjadi penguat silaturahmi serta peneguh nilai-nilai keagamaan dan kepedulian sosial. Di tengah keberagaman yang ada, kebersamaan seperti inilah yang menjadi fondasi penting dalam membangun kehidupan masyarakat Parigi Moutong yang harmonis dan berkeadaban. AJI