Selain patroli, petugas juga melakukan langkah antisipatif terhadap potensi kepadatan arus kendaraan, pengaturan lalu lintas di sejumlah titik krusial serta memberikan pembinaan dan penyuluhan (binluh) kepada juru parkir maupun pengendara roda dua dan roda empat agar tetap tertib, termasuk tidak menggunakan bahu jalan secara sembarangan yang dapat memicu kemacetan.
Kasatgas Kamseltibcarlantas, AKBP Hasanuddin, mengatakan patroli dan pengawasan yang dilakukan merupakan bagian dari upaya preventif kepolisian untuk menekan angka kecelakaan serta menjaga kelancaran arus lalu lintas selama pelaksanaan operasi.
“Kami terus mengimbau kepada seluruh masyarakat pengguna jalan agar selalu mematuhi peraturan lalu lintas, menggunakan helm bagi pengendara roda dua, serta tidak melakukan pelanggaran yang dapat membahayakan diri sendiri maupun pengguna jalan lainnya,”ujarnya.
Ia menambahkan, Operasi Ketupat Tinombala 2026 mengedepankan pendekatan preventif dan edukatif melalui patroli, pengaturan lalu lintas, serta sosialisasi kepada masyarakat guna menciptakan kenyamanan dan keselamatan bersama selama operasi berlangsung. AMR