Menurut Sekda, ide tersebut langsung direspons cepat oleh perangkat daerah terkait sehingga kegiatan tersebut dapat terlaksana dengan baik. “Memang kegiatan ini lahir secara dadakan dari ide bagaimana para pedagang yang biasa berjualan di Car Free Night tidak kehilangan pendapatannya selama Ramadan. Alhamdulillah langsung direspons cepat dan ini merupakan yang pertama kali dilaksanakan di Kota Palu,” ungkap Sekda.

Sekda juga menyampaikan bahwa Pemerintah Kota Palu berencana untuk kembali melaksanakan kegiatan serupa pada Ramadhan tahun mendatang, dengan catatan dilakukan evaluasi terhadap pelaksanaan tahun ini. “Insyaallah tahun depan kita laksanakan lagi. Jadi kepada Kepala Dinas UMKM silakan dilakukan evaluasi selama pelaksanaan tahun ini,” tambah Sekda.

Sekda mengungkapkan rasa syukur atas capaian perputaran ekonomi selama kegiatan berlangsung yang hampir mencapai Rp1 miliar, serta retribusi daerah yang diperoleh sekitar Rp10 juta. “Alhamdulillah putaran uang hampir mencapai satu miliar rupiah, dan retribusi yang didapatkan sekitar sepuluh juta rupiah. Insyaallah ke depan bisa berkali-kali lipat,” ujarnya.

Sekda berharap kegiatan ini dapat terus mendorong peningkatan pendapatan para pelaku UMKM di Kota Palu sekaligus menjadi ruang bagi masyarakat untuk menikmati suasana malam di kota tersebut. “Karena Jalan Moh. Yamin sudah tertata dengan baik, ini sudah menjadi ruang bagi masyarakat untuk menikmati suasana malam di Kota Palu,” kata Sekda.

Pada kesempatan tersebut, Sekda juga menyampaikan apresiasi kepada PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk Cabang Palu atas dukungan yang diberikan terhadap pelaksanaan kegiatan ini. “Terima kasih kepada pihak Bank BTN yang telah memberikan support kegiatan ini. Insyaallah ini menjadi ruang yang dinanti-nanti oleh para pelaku UMKM di tahun-tahun selanjutnya. Insyaallah kita bertemu lagi di bulan suci Ramadhan berikutnya,” tutup Sekda.

Penutupan kegiatan Weekend Ramadan Night tersebut juga dirangkaikan dengan penandatanganan perjanjian kerja sama antara Pemerintah Kota Palu dan PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk Cabang Palu tentang pengembangan usaha mikro kecil dan menengah (UMKM) di Kota Palu.

Selain itu, dalam kesempatan yang sama juga diberikan apresiasi kepada sejumlah pelaku UMKM yang berhasil mencatatkan capaian transaksi tertinggi menggunakan sistem pembayaran digital QRIS selama kegiatan berlangsung. ABS