“Kami menyadari adanya peningkatan eskalasi aktivitas masyarakat yang sangat signifikan menjelang Lebaran. Oleh karena itu, kehadiran Polri di lapangan, khususnya di pusat perbelanjaan dan area publik, adalah untuk memastikan masyarakat dapat beraktivitas dengan aman tanpa rasa was-was,”ujar Velly.
Selain melakukan tindakan preventif, personel Satgas Gakkum juga memetakan kerawanan di titik-titik parkir, guna mencegah terjadinya praktik pungutan liar (pungli) maupun pencurian kendaraan bermotor yang rawan terjadi di lokasi yang padat pengunjung.
Polda Sulawesi Tengah berkomitmen untuk terus mengawal jalannya Operasi Ketupat Tinombala 2026 secara humanis namun tetap tegas dalam penegakan hukum. Masyarakat diimbau untuk tetap waspada terhadap barang bawaan dan segera melaporkan kepada petugas terdekat jika menemui hal-hal yang mencurigakan. AMR