“Kepergian almarhum Iptu Safrin H. Abdullah merupakan kehilangan besar, tidak hanya bagi keluarga yang ditinggalkan, tetapi juga bagi institusi Polri, khususnya Polres Parigi Moutong. Beliau adalah sosok perwira yang disiplin, penuh tanggung jawab, serta memiliki komitmen kuat dalam memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat,” ujar Hendrawan
Kapolres juga menyampaikan doa dan harapan agar keluarga yang ditinggalkan diberikan ketabahan dalam menghadapi musibah tersebut. “Kami seluruh keluarga besar Polres Parigi Moutong turut berduka cita yang sedalam-dalamnya. Semoga almarhum mendapatkan tempat terbaik di sisi Tuhan Yang Maha Esa dan seluruh amal pengabdiannya menjadi ladang pahala. Kepada keluarga yang ditinggalkan, kami berharap tetap diberikan kekuatan dan ketabahan,” tambahnya.
Upacara persemayaman dan pemberangkatan jenazah tersebut menjadi bentuk penghormatan terakhir institusi Polri kepada almarhum atas dedikasi, loyalitas, dan pengabdian yang telah diberikan selama menjalankan tugas sebagai Bhayangkara negara.
Kepergian Iptu Safrin H. Abdullah meninggalkan duka mendalam bagi keluarga besar Polres Parigi Moutong dan masyarakat yang selama ini mengenalnya sebagai sosok polisi yang humanis, tegas, dan selalu hadir di tengah masyarakat. Pengabdiannya pun akan selalu dikenang sebagai bagian dari perjalanan tugas Polri dalam menjaga keamanan dan ketertiban di tengah masyarakat.*/AJI