Lebih lanjut disampaikan bahwa kesiapan sumber daya, baik personel maupun sarana dan prasarana, harus terus ditingkatkan. Selain itu, kolaborasi dan sinergi dengan instansi terkait serta masyarakat potensi SAR menjadi faktor penting dalam menunjang keberhasilan pelaksanaan Siaga SAR Khusus Lebaran.
Rizal menambahkan, pihaknya telah menyiagakan personel berjumlah 114 orang yang tersebar di Kantor Pencarian dan Pertolongan Palu, Pos SAR, serta Unit Siaga SAR di wilayah kerja. “Seperti tahun-tahun sebelumnya, personel juga akan ditempatkan di titik-titik keramaian arus mudik seperti di bandara, terminal, pelabuhan, serta jalur Trans Sulawesi,” ujarnya.
Siaga SAR Khusus Lebaran Tahun 2026 ini akan berlangsung mulai 13 Maret hingga 30 Maret 2026, guna memastikan kesiapsiagaan Basarnas dalam memberikan pelayanan pencarian dan pertolongan selama periode mudik dan arus balik Lebaran.
Di akhir keterangannya, Rizal juga mengimbau masyarakat untuk selalu mengutamakan keselamatan selama melakukan perjalanan mudik. “Masyarakat yang akan melaksanakan perjalanan mudik agar selalu memperhatikan faktor keselamatan, mempersiapkan kondisi fisik, serta mematuhi aturan yang berlaku demi kelancaran dan keselamatan bersama,” tutupnya. AMR