SULTENG RAYA – Menjelang perayaan Hari Raya Idul Fitri 1447 Hijriah, suasana kesiapsiagaan mulai terasa di halaman Markas Komando Polres Parigi Moutong, Kamis sore (12/3/2026).

Barisan aparat dari berbagai unsur berdiri rapi mengikuti Apel Gelar Pasukan Operasi Ketupat Tinombala 2026, sebuah tanda dimulainya pengamanan arus mudik dan perayaan Lebaran di wilayah Kabupaten Parigi Moutong.

Sebanyak 111 personel Polres Parigi Moutong diterjunkan dalam operasi tahunan tersebut. Mereka akan disebar di sejumlah titik strategis guna memastikan masyarakat dapat menjalani perjalanan mudik dan merayakan Idul Fitri dengan aman dan nyaman.

Wakapolres Parigi Moutong, Kompol Henry Burhanuddin, menjelaskan bahwa selain personel, kepolisian juga menyiapkan delapan pos pengamanan yang terdiri dari pos pelayanan, pos terpadu, dan pos pengamanan.

“Masing-masing satu pos pam di Tolai dan Dolago, pos terpadu di Harison, kemudian pos pelayanan di Toboli, serta pos pengamanan di Ampibabo, Tinombo, Kotaraya, dan Moutong,” jelasnya kepada wartawan usai apel.

Menurutnya, beberapa titik jalur utama juga menjadi perhatian khusus aparat. Salah satunya adalah jalur Kebun Kopi yang menghubungkan Kota Palu dengan Kabupaten Parigi Moutong. Kawasan tersebut dikenal rawan longsor, terutama saat kondisi cuaca tidak menentu.

Untuk mengantisipasi kemungkinan tersebut, pihak kepolisian telah berkoordinasi dengan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) guna menyiapkan alat berat yang akan disiagakan di lokasi. “Kami sudah berkoordinasi dengan BPBD untuk menyiapkan alat berat yang stand by di jalur Kebun Kopi apabila terjadi bencana longsor,” ungkap Burhanuddin.