SULTENG RAYA-Madrasah Aliyah Insan Cendekia (MAN IC) Palu kembali mempersembahkan 108 Hafidz Quran ke masyarakat melalui Wisuda Tahfidz Al Quran, Santri Angkatan 8 (Luverzya) pada Selasa (10/3/2026).

Hadir dikegiatan itu, diantaranya Wali Kota Palu diwakili Kadis Pendidikan dan Kebudayaan Kota Palu Hardi, Kanwil Kemenag Sulteng diwakili Kepala Bidang Pendidikan Madrasah Muh. Syamsu Nursi, Kakankemenag Kota Palu Ahmad Hasni, Ketua Komite MAN IC Kota Palu Muhammad Djamil M. Nur, Kepala MAN IC Palu Mardiati Rosmah dan sejumlah tamu undangan lainnya.

Dalam kesempatan itu, atas nama Wali Kota Palu, Kadisdikbud Palu menyampaikan apresiasi dan penghargaan setinggi-tingginya kepada keluarga besar MAN Insan Cendekia Kota Palu atas komitmen dan dedikasinya dalam membina generasi muda yang tidak hanya unggul dalam bidang akademik, tetapi juga kuat dalam nilai-nilai keimanan dan akhlak melalui pendidikan al-qur’an.

Wisuda Tahfidz tersebut dinilai bukan sekadar seremoni, tetapi merupakan tonggak penting dalam perjalanan spiritual dan intelektual para siswa. Menjadi penghafal al-qur’an katanya adalah sebuah kemuliaan sekaligus amanah yang besar. Al-qur’an bukan hanya untuk dihafal, tetapi juga untuk dipahami, diamalkan, dan dijadikan pedoman dalam kehidupan sehari-hari.

“Anak-anakku para wisudawan yang saya banggakan, keberhasilan kalian menghafal al-qur’an tentu tidak terlepas dari kerja keras, kedisiplinan, serta bimbingan para guru dan doa yang tidak pernah putus dari orang tua. Oleh karena itu, jadikanlah capaian ini sebagai awal dari perjalanan panjang untuk terus menjaga hafalan, memperdalam pemahaman, serta menebarkan nilai-nilai al-qur’an di tengah masyarakat,”pesannya.

Ia juga juga berharap, para wisudawan MAN Insan Cendekia Kota Palu dapat menjadi generasi qur’ani yang cerdas, berakhlak mulia, serta mampu memberikan kontribusi nyata bagi bangsa, daerah, dan umat. “Jadilah pemimpin masa depan yang berpegang teguh pada nilai-nilai al-qur’an, sehingga mampu membawa perubahan yang baik bagi masyarakat,”harapnya.

Sementara itu, Kabid Madrasah Muh. Syamsu Nursi menyampaikan jika ini bukan hanya kegiatan biasa, tapi menjadi saksi bahwa MAN IC Kota Palu telah menghasilkan penghafal al-quran. Katanya, betapa bahagianya orang tua melihat anak-anak mereka telah menjadi penghafal al-quran. Menjadi penghafal al-quran bukan hanya anak-anak yang dimuliakan namun juga kedua orang tua.