“Saya meminta kepada kita semua agar menjaga anak-anak kita dari pengaruh narkoba. Mulai hari ini kita juga harus mempersiapkan masa depan mereka. Bagi yang telah tamat SMA, dorong untuk mengikuti pelatihan di Balai Latihan Kerja agar memiliki keahlian,” ujarnya.
Menurutnya, pendidikan dan keterampilan menjadi kunci penting agar generasi muda mampu bersaing dan memiliki masa depan yang lebih baik. Wakil Bupati juga menyampaikan kabar mengenai rencana pembangunan smelter terbesar di wilayah Kecamatan Siniu yang diperkirakan akan menyerap sekitar 30 ribu tenaga kerja. Ia berharap peluang besar tersebut dapat dimanfaatkan oleh putra-putri daerah yang telah memiliki keterampilan.
Selain menyampaikan program pembangunan, Abdul Sahid juga menyinggung persoalan kebutuhan masyarakat sehari-hari, termasuk harga gas LPG tiga kilogram yang kerap menjadi keluhan warga. Ia menegaskan bahwa pangkalan gas tidak boleh menjual di atas Harga Eceran Tertinggi (HET) yang telah ditetapkan pemerintah. Jika ditemukan pelanggaran, pemerintah daerah tidak akan ragu memberikan sanksi tegas hingga pencabutan izin.
Tak hanya itu, Wakil Bupati juga mengajak masyarakat untuk menjaga keamanan lingkungan, menghindari sikap iri dan kecemburuan sosial, serta terus memelihara kerukunan antarwarga dan antarumat beragama. Baginya, suasana damai dan kebersamaan menjadi modal penting dalam membangun daerah. AJI