Rasulullah Shallallahu Alaihi Wasallam pernah bersabda, iringilah keburukan dengan kebaikan niscaya kebaikan akan menghapusnya (HR. Tirmizi no 1987-Hasan Sahih). Bahkan di dalam ayat yang masyhur yang kita hafalkan semua, Allah subhanahu wa ta’ala menginformasikan kepada kita bahwa ada empat golongan manusia yang tidak akan merugi. Empat golongan itu adalah orang-orang yang beriman dan melakukan amal saleh, menasihati dalam kebenaran, dan menasihati dalam kesabaran.

Maka ketika hati sedang rapuh maka segeralah untuk melakukan amal saleh apapun itu, sekecil apapun itu. Insya Allah itu akan memberikan kekuatan dalam kelompok kita. Insya Allah kita kembali ke jalan yang benar.

  •  Doa sebagai hamba yang penuh dengan kelemahan

Maka berdoa merupakan sebuah kepercayaan kehambaan kita sebagai ciptaan kepada zat yang maha berkuasa atas segala sesuatu. Kata Allah dalam firmannya { وَقَالَ رَبُّكُمُ ٱدۡعُونِیۤ أَسۡتَجِبۡ لَكُمۡۚ إِنَّ ٱلَّذِینَ یَسۡتَكۡبِرُونَ عَنۡ عِبَادَتِی سَیَدۡخُلُونَ جَهَنَّمَ دَاخِرِینَ }

dan tuhanmu berfirman, “Berdoalah kepadaku niscaya Aku perkenankan bagimu sesungguhnya orang-orang yang sombong akan tidak mau menyembahKu akan masuk neraka dalam keadaan yang hina” [Surat Ghafir: 60]. mintalah maka aku akan mengabulkan.

Maka tidak ada yang menghalangi kita untuk berdoa kepada Allah subhanahu wa ta’ala jika hati sedang lemah jiwa, sedang gundah. Maka segeralah meminta kepada Allah subhanahu wa ta’ala dengan mengangkat kedua tangan merendahkan diri di hadapannya, dan mengiba kepadanya seraya mengucapkan setiap keinginan hati kita. Allah subhanahu wa ta’ala akan menguatkan hati kita untuk menghadapi  masalah dan kegundahan saat jiwa sedang rapuh. ***