Menurutnya, melalui kegiatan tersebut para siswa tidak hanya diajak memahami nilai-nilai keagamaan secara teori, tetapi juga mempraktikkan langsung dalam kehidupan sehari-hari. “Kegiatan ini kami laksanakan untuk menyemarakkan bulan suci Ramadan sekaligus membimbing para siswa agar semakin semangat menjalankan ibadah puasa dan ibadah lainnya. Kami ingin menanamkan nilai-nilai keagamaan sejak dini agar mereka tumbuh menjadi generasi yang berakhlak baik dan berkarakter,” ujar Vivin.
Ia menambahkan, sekolah memiliki peran penting dalam membangun keseimbangan antara pendidikan akademik dan pendidikan karakter, termasuk nilai-nilai spiritual yang menjadi fondasi dalam kehidupan bermasyarakat.
Melalui kegiatan Pesantren Ramadan ini, pihak sekolah berharap para siswa dapat merasakan langsung kehangatan kebersamaan dalam beribadah serta menumbuhkan kecintaan terhadap nilai-nilai Islam.
Di tengah kesederhanaan ruang kelas yang disulap menjadi tempat salat berjamaah, senyum para siswa tampak merekah. Ramadan bagi mereka bukan sekadar menahan lapar dan dahaga, tetapi juga menjadi ruang belajar untuk menanamkan kebaikan sejak usia dini. AJI