SULTENG RAYA – Gubernur Sulawesi Tengah, Anwar Hafid, menghadiri acara Inagurasi Penerbangan Perdana Indonesia AirAsia rute Palu di Bandar Udara Internasional Mutiara SIS Al-Jufri, Sabtu (7/3/2026).

Momen ini ditandai dengan pendaratan perdana pesawat AirAsia QZ737 rute Makassar–Palu, yang menjadi langkah penting dalam memperkuat konektivitas udara di kawasan timur Indonesia.

Dalam sambutannya, Gubernur Anwar Hafid menyampaikan rasa syukur atas hadirnya layanan penerbangan AirAsia di Sulawesi Tengah, terlebih bertepatan dengan bulan suci Ramadan yang penuh berkah.

Menurutnya, kehadiran maskapai ini menjadi kabar baik bagi masyarakat karena dapat memberikan solusi atas kebutuhan transportasi udara yang semakin meningkat.

“Atas nama Pemerintah Provinsi Sulawesi Tengah, kami menyampaikan selamat datang dan selamat beroperasi kepada Indonesia AirAsia di Sulawesi Tengah. Semoga kehadiran AirAsia menjadi kebanggaan masyarakat sekaligus solusi transportasi udara bagi daerah ini,” ujar Gubernur.

Gubernur juga berharap ke depan AirAsia dapat membuka lebih banyak rute penerbangan yang menghubungkan Sulawesi Tengah dengan berbagai daerah lain, termasuk rute Jakarta–Palu maupun rute-rute strategis lainnya di kawasan timur Indonesia.

Gubernur menilai konektivitas udara sangat penting untuk mempercepat mobilitas masyarakat serta mendukung pertumbuhan ekonomi daerah. Selain itu, Sulawesi Tengah juga memiliki potensi besar sebagai pintu gerbang akses bagi wilayah sekitar.

“Bandara Mutiara SIS Al-Jufri terus menunjukkan perkembangan yang baik. Dalam waktu dekat bandara ini juga diproyeksikan untuk semakin diperkuat sebagai Bandara Internasional, sehingga menjadi peluang besar bagi maskapai untuk mengembangkan jaringan penerbangannya,” tambahnya.

Sementara itu, Board of Director (BOD) Indonesia AirAsia, Capt. Akhmad Maulana, menjelaskan bahwa pengoperasian rute ini merupakan bagian dari penguatan jaringan penerbangan AirAsia di wilayah timur Indonesia.

Ia menyebutkan bahwa AirAsia kini resmi mengoperasikan layanan penerbangan Surabaya–Makassar yang terhubung dengan rute lanjutan ke Palu, Kendari, dan Luwuk melalui Makassar sebagai hub utama.

“Peresmian ini bukan sekadar membuka rute baru, tetapi juga memperkuat jaringan penerbangan yang menghubungkan Pulau Jawa dan Pulau Sulawesi dalam satu sistem layanan yang terintegrasi. Hal ini diharapkan dapat meningkatkan mobilitas masyarakat serta mendukung pertumbuhan sektor pariwisata dan perekonomian daerah,” jelasnya.

Adapun jadwal penerbangan yang dilayani antara lain:

Palu – Makassar: 2 kali setiap hari

Palu – Surabaya via Makassar: setiap hari

Palu – Kendari via Makassar: setiap hari

Konektivitas ini juga membuka akses perjalanan yang lebih luas, menghubungkan Surabaya, Makassar, Palu, Kendari, hingga Luwuk dalam satu jaringan penerbangan.

Dengan hadirnya layanan penerbangan AirAsia di Palu, diharapkan konektivitas udara Sulawesi Tengah semakin lancar, sejalan dengan semangat pembangunan daerah untuk membuka akses, memperkuat ekonomi, serta meningkatkan pelayanan transportasi bagi masyarakat.

Acara peresmian tersebut turut dihadiri Wakil Wali Kota Palu Imelda Liliana Muhidin, S.E., M.AP., Asisten Bidang Perekonomian dan Pembangunan Dr. Rudi Dewanto, S.E., M.M., Kepala Bandara Internasional Mutiara SIS Al-Jufri Prasetiyohadi, S.T., S.H., M.H., unsur Forkopimda, serta jajaran OPD terkait.  WAN