Melalui program magang dosen ini, IMIP menegaskan bahwa hilirisasi nikel bukan semata-mata agenda ekonomi, melainkan juga bagian dari transformasi industri yang bertanggung jawab, berkelanjutan, dan berorientasi pada kesejahteraan masyarakat. Sinergi antara industri dan akademisi menjadi fondasi penting dalam menciptakan sumber daya manusia unggul yang mampu menjawab tantangan pembangunan berkelanjutan di masa depan.

Trisno Wasito mengatakan, melalui program ini, sudah ada lima akademisi yang magang di kawasan IMIP. Satu dosen dari jurusan Teknik Metalurgi Fakultas Vokasi Universitas Hasanuddin (Unhas) dan empat lainnya asal Akademi Teknik Industri Makassar (ATIM). “Mereka belajar tentang proses hidrometalurgi dan pirometalurgi, di departemen safety, environmental, dan sejumlah produksi lainnya dalam kawasan IMIP. Ini sebenarnya untuk melengkapi magang mahasiswa. Karena magang dosen akan menyelaraskan antara program-program yang ada di kampus dengan kebutuhan industri,” jelas Trisno Wasito.

Dari aspek lingkungan, para peserta magang mendapatkan pemahaman mengenai pengelolaan limbah industri, efisiensi energi, pengendalian emisi, serta upaya reklamasi dan rehabilitasi lingkungan. Dari sisi sosial, program ini memerlihatkan bagaimana aktivitas industri berjalan linear dengan pemberdayaan masyarakat sekitar. Para dosen juga mempelajari praktik transparansi tata kelola perusahaan, kepatuhan regulasi, serta standar operasional yang diterapkan dalam kawasan pengelola industri berbasis nikel tersebut.

Trisno Wasito menegaskan, IMIP konsisten berkontribusi menciptakan SDM unggul di sektor industri hilirisasi nikel. Ke depan ilmu yang diperoleh dalam kawasan penggerak utama penyerap tenaga kerja dan menekan angka pengangguran terbuka tersebut, dapat menjadi referensi menyusun kurikulum baru pengajaran industri hilirisasi nikel. “Secara langsung manfaat bagi IMIP adalah terciptanya hubungan dan sinergi baik antara industri serta akademisi. Kami memandang, sinergi dengan perguruan tinggi sebagai langkah strategis dalam mendukung agenda hilirisasi nasional,” tandasnya. *WAN