Pertamina Patra Niaga Regional Sulawesi juga terus berkoordinasi dengan pemerintah daerah, aparat penegak hukum, dan lembaga penyalur guna memastikan LPG subsidi 3 kg tepat sasaran. Pengawasan terhadap pola distribusi diperketat untuk mencegah potensi penyimpangan yang dapat memicu kelangkaan maupun lonjakan harga di atas Harga Eceran Tertinggi (HET).
Area Manager Communication, Relation, & CSR Regional Sulawesi, Lilik Hardiyanto, menegaskan bahwa pengendalian distribusi dan komunikasi publik menjadi fokus utama selama periode Ramadan. “Kami mengimbau masyarakat membeli LPG 3 kg sesuai kebutuhan dan melalui pangkalan resmi. Tambahan pasokan sudah kami jalankan untuk mengantisipasi peningkatan konsumsi. Tidak ada kebijakan pengurangan kuota di Sulawesi Tengah. Distribusi terus berlangsung dan penguatan suplai dilakukan secara bertahap,” ujarnya.
Pertamina juga membuka kanal pengaduan melalui Call Center 135 bagi masyarakat yang menemukan indikasi penjualan di atas HET atau kendala distribusi di lapangan. Informasi dari masyarakat menjadi bagian penting dalam memperkuat pengawasan bersama.
Dengan peningkatan suplai dan pengawasan distribusi yang diperketat, Pertamina Patra Niaga Regional Sulawesi memastikan kebutuhan LPG 3 kg masyarakat Sulawesi Tengah selama Ramadan tetap terjaga. *WAN