Kaili Putra bukan tanpa perlawanan. Serangan balik cepat beberapa kali mengancam, namun kokohnya barisan pertahanan Bintang Timur yang dikawal Ikram, Yoto, dan Hafiz membuat gawang mereka tetap perawan.

Kebuntuan akhirnya pecah pada menit ke-21. Sebuah serangan dari sisi kanan mengirim bola ke mulut gawang Kaili Putra. Kiper Darwis sempat menepis, namun bola liar jatuh tepat di kaki Fiki Lesmana. Tanpa ragu, sang predator menyambar bolaβ€”gol.

Gol tersebut memicu protes keras dari pemain dan ofisial Kaili Putra yang menganggap ada pelanggaran terhadap kiper sebelum terjadinya gol. Namun wasit Arif tetap bergeming. Setelah jeda beberapa menit, laga kembali dilanjutkan dengan skor 1-0 untuk Bintang Timur hingga turun minum.

Babak kedua berjalan tak kalah panas. Tempo tinggi, duel keras, dan adu fisik mewarnai pertandingan. Kaili Putra mencoba menekan demi menyamakan kedudukan, sementara Bintang Timur bermain lebih disiplin, menjaga keunggulan dengan garis pertahanan rapat.

Hingga peluit panjang dibunyikan, skor 1-0 tak berubah. Gol Fiki Lesmana menjadi pembedaβ€”dan penentu nasib. Kemenangan tipis ini membawa Bintang Timur Pangi lolos dari lubang jarum. Mereka melangkah ke fase knock out sebagai runner up Grup D, unggul selisih gol atas Rajawali Petapa yang harus angkat koper. Sementara Kaili Putra Kayuboko, meski kalah, tetap melenggang sebagai juara Grup D berkat keunggulan selisih gol. AJI