Program-program lintas lembaga dapat berjalan optimal dengan anggaran yang efisien. Dibandingkan dengan seminar-seminar yang dilakukan secara mewah, program seperti Ngopi Kerukunan ini menggunakan anggaran yang lebih kecil. Namun dampaknya besar karena menarget langsung kepada masyarakat secara umum yang kini lebih sering berkumpul di warung kopi.
Sekretaris Umum FKUB Sulteng, Dr. H. Muhammad Munif Godal, M.A menambahkan, Ngopi Kerukunan versi baru ini diharapkan dengan pelibatan lintas sektor dapat memberi pengaruh kepada pengambil kebijakan.
Wakil Sekretaris FKUB Sulteng, Agustinus Motoh, SH sekaligus penanggung jawab program Ngopi Kerukunan juga menyambut baik kolaborasi dan sinergi bersama dengan WVI ini.
Sementara, Area Program Manager WVI, Agustinus Polabi menyebut tindak lanjut dari kesepakatan ini bakal diwujudkan dalam waktu dekat. Rencananya program Ngopi Kerukunan versi baru kolaborasi FKUB Sulteng dan WVI akan dilaksanakan awal Februari 2026.
Ia yakin dengan konsep Ngopi yang selama ini telah dijalankan FKUB Sulteng, dialog akan jauh lebih mengalir. Kegiatan juga lebih santai dan dapat melibatkan lebih banyak kalangan. AMR