SULTENG RAYA – Seorang penambang emas tradisional bernama Sandi (42) dikabarkan meninggal dunia setelah terjatuh dari tebing di kawasan pertambangan Vavolapo, Kelurahan Poboya, Kota Palu, Sabtu (24/1/2026) pagi.

Peristiwa tersebut mendapat perhatian serius aparat kepolisian. Minggu (25/1/2026), tim gabungan mendatangi lokasi kejadian usai mengikuti apel gabungan di Mako Polda Sulawesi Tengah yang dipimpin  Direktur Reserse Kriminal Khusus Polda Sulteng, Kombes Pol. Suratno, S.I.K., M.H.

Kegiatan pengecekan TKP turut dihadiri Kapolresta Palu Kombes Pol. Hari Rosena, S.H., S.I.K., M.Si., Kabag Ops Satbrimob Polda Sulteng, Kasubdit Tipidter Ditkrimsus Polda Sulteng, Kasat Reskrim Polresta Palu, serta personel gabungan Reskrim dan Tipidter.

Kapolresta Palu Kombes Pol. Hari Rosena mengatakan, kehadiran pimpinan langsung di lokasi bertujuan memastikan penanganan peristiwa dilakukan secara profesional dan transparan. “Kami turun bersama Dir Krimsus Polda Sulteng untuk memastikan kejadian ini ditangani secara komprehensif, mulai dari olah TKP hingga pendalaman aktivitas tambang,” ujarnya.