Memasuki babak kedua, tempo pertandingan meningkat. Kedua tim sama-sama menekan demi menjaga asa. Dyn Walet yang diperkuat empat pemain pinjaman tampil lebih percaya diri dan agresif. Cholil Gibran menjadi jantung permainan, mengalirkan bola ke trio penyerang Bima Afriwijaya, Moh. Rafli, dan Moh. Naim.

Gol penentu lahir pada menit ke-65. Tendangan bebas dari sisi kiri pertahanan Bintang Muda dieksekusi cermat. Bola melayang ke mulut gawang dan disambut sundulan Moh. Naim. Arah bola berbelok, mengecoh kiper Arya, dan bersarang di gawang. Dyn Walet menjauh, 2-0.

Sisa waktu pertandingan tak mampu mengubah keadaan. Peluit panjang menjadi penanda berakhirnya perjuangan Bintang Muda Petapa, yang harus angkat koper setelah menelan dua kekalahan beruntun. Sebaliknya, kemenangan ini memastikan Dyn Walet Torue melangkah ke babak selanjutnya, menyusul Garuda Mitra Tolai sebagai wakil Grup G. AJI