“Khususnya dalam mewujudkan pertumbuhan ekonomi yang inklusif, berkelanjutan, dan berbasis potensi unggulan daerah, sebagaimana tema Mukab Kadin, Akselerasi Berkelanjutan dengan Membangun Resiliensi Ekonomi Parigi Moutong Berbasis Komoditi Lokal,” kata Abdul Sahid.

Menurutnya, Mukab Kadin merupakan forum strategis dan demokratis untuk melakukan evaluasi organisasi, merumuskan arah kebijakan, sekaligus memilih kepengurusan yang mampu menjawab tantangan zaman. Karena itu, keberadaan Mukab tidak hanya penting bagi internal Kadin, tetapi juga bagi keberlanjutan pembangunan ekonomi daerah.

Pemerintah daerah memandang Kadin sebagai mitra strategis dalam mendorong pertumbuhan ekonomi, peningkatan investasi, penciptaan lapangan kerja, serta penguatan UMKM dan industri berbasis komoditas lokal.

“Sinergi antara pemerintah dan dunia usaha harus terus diperkuat agar potensi lokal tidak hanya berhenti pada produksi bahan mentah, tetapi mampu memberikan nilai tambah melalui pengolahan, inovasi, dan perluasan akses pasar,” ujarnya.

Di tengah dinamika ekonomi global dan ketidakpastian yang terus berkembang, resiliensi ekonomi daerah menjadi sebuah keniscayaan. Karena itu, Kadin Parigi Moutong didorong untuk semakin adaptif, inovatif, dan responsif terhadap perubahan, serta berperan aktif mendampingi pelaku usaha lokal agar mampu naik kelas, berdaya saing, dan berorientasi pada keberlanjutan.

Turut hadir dan memberikan sambutan pada Mukab ke-V Kadin Parigi Moutong tersebut, Ketua Kadin Provinsi Sulawesi Tengah, Moh. Nur Dg Rahmatu, SE. Hadir pula pejabat Forkopimda diantaranya Wakapolres Parigi Moutong, Wakil Ketua DPRD Parigi Moutong, Sayutin Budianto, pejabat Kepala OPD serta tamu undangan lainnya. AJI