Menurutnya, salah satu tantangan menjalankan program-program merawat serta memperkuat kerukunan dan penguatan pemahaman moderasi beragama saat ini ialah karena adanya efisiensi anggaran. Meski begitu Prof Zainal menyampaikan kerja-kerja merawat kerukunan di akar rumput jangan sampai berhenti hanya karena adanya efisiensi anggaran. Salah satu inovasi yang dilakukan FKUB Sulteng ialah dengan melakukan program kemitraan dengan cara bekerja sama dengan pihak lain.
Dr. H. Junaidin, S.Ag., M.A menyambut baik kedatangan pengurus FKUB Sulteng. Dia mengakui telah melihat langsung dampak positif dari kerja-kerja yang selama ini dijalankan FKUB Sulteng. “Kita bisa merasakan eksistensi dan keberadaan FKUB. Banyak hal yang bisa kita rasakan dalam hal merawat kerukunan,” katanya.
Dalam pertemuan hangat itu, Sekretaris FKUB Sulteng, Dr. H. Muh Munif Godal, MA menyatakan tekad yang kuat FKUB Sulteng untuk merawat kerukunan di tanah tadulako ini. AMR